Polrestabes Surabaya Musnahkan 4,8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian memusnahkan 4,8 kilogram sabu di mesin pemusnah incinerator, Selasa (8,10). [Trie Diana/Bhirawa]

Polrestabes Surabaya, Bhirawa
Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap belasan kasus narkoba di wilayah hukumnya. Dari hasil ungkap itu, Polisi mengamankan barang bukti dan memusnahkan 4,8 kilogram sabu; 2,9 kilogram ganja; 1.148 pil ekstasi; 990 butir happy five dan 186.000 butir pil koplo.
Hadir dalam acara pemusnahan ini di antaranya Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya; Dirnarkoba Polda Jatim; Kabid Labfri Polda Jatim; Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Perak; Kepala BNNK Surabaya; Organisasi Penggiat Anti Narkoba, dan Ketua MUI Surabaya.
Pemusnahan seluruh barang bukti narkoba itu dilakukan di mesin pemusnah atau incinerator milik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim. Pemusnahan pun dilakukan oleh Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian beserta pejabat dari instansi terkait.
“Barang bukti bermacam narkoba ini merupakan hasil ungkap Polrestabes Surabaya beserta Polsek jajaran. Selama Juli hingga September 2019, kami berhasil mengamankan 18 tersangka beserta barang bukti yang kami musnahkan ini,” kata Kompol Memo Ardian, Selasa (8/10).
Memo menjelaskan, 18 tersangka yang diamankan ini berasal dari macam-macam jaringan narkoba yang ada. Sementara yang diketahui ada dari jaringan di Jakarta, satu lagi dari jaringan internasional. Dari 18 tersangka, lanjut Memo, 10 tersangka milik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dan delapan tersangka milik Polsek Jajaran. “Peredaran narkoba seperti tidak pernah habis. Dari barang bukti yang kami temukan, jaringan semakin luas hingga mancanegara, Malaysia,” jelasnya.
Masih kata Memo, dari penyitaan narkoba tersebut diketahui ada modus baru dari para tersangka. Modus barunya adalah pil ekstasi berbentuk tablet atau kapsul. Pil ektasi berbentuk kapsul ini agar konsumen tidak merasakan pahit saat menelannya. “Tangkapan dari Polrestabes Surabaya dan Polsek jajaran ini merupakan bentuk sinergitas dalam pemberantasan narkoba,” pungkas Memo.[bed]

Tags: