Polresta Kediri Ancam Tindak Tegas Penganggu Keamanan TPS

Kapolresta Kediri AKBP Anthon H dan Plh Wali Kota Budwi Sunu Cek Kesiapan Pasukan

Kota Kediri, Bhirawa
Mengantisipasi kerawanan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Kediri, Polisi ancam tindak tegas pelaku sesuai aturan yang berlaku. Ini diungkapkan Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu 2019, Senin (15/4)
Menurut Kapolres selain mengancam pelaku yang akan mengacaukan jalannya pemilu, Polres Kediri Kota juga mengandalkan anggota Babinkamtibmas Polri dan Babinsa TNI untuk memberi pemahaman dan kepastian keamanan terutama menangkal Hoax dan ancaman Pemilu yang mungkin muncul.
“Sesuai arahan Kapolri, kami akan tindak tegas pelaku pengacau keamanan yang mengganggu jalannya Pemilu, untuk itulah Babinkamtibmas, Babinsa TNI untuk memberi pemahaman masyarakat bahaya berita Hoax dan kabar tak benar,” jelas Kapolres Kediri Kota,
Dalam Pemilu serentak tahun ini Polres Kediri Kota mengerahkan 602 pasukan atau dua per tiga kekuatannya. Nantinya jumlah tersebut akan ditambah dengan kekuatan dari TNI serta unsur lainnya.Dia juga berpesan kepada anggotanya agar nantinya wajib menjalankan tugas sebaik mungkin dalam mengamankan jalannya Pemilu 17 April mendatang,
“Saya minta anggota tidak ragu mengambil tindakan kepada mereka yang menganggu keamanan dan ketertiban Pemilu,” imbuh Anthon.
Di tempat yang sama Plh Wali Kota Kediri Budwi Sunu mengatakan sukses tidaknya penyelenggaraan Pemilu ditentukan oleh beberapa pihak. Pemerintah telah melakukan beberapa upaya untuk ikut mensukseskan Pemilu. Diantaranya, memberikan edukasi pada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik dan menurunkan Satlinmas untuk ikut pengamanan.
“Mulai dari KPU, Bawaslu, TNI, Polri, Pemerintah dan juga masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan Pemilu. Kita telah berikan edukasi dan himbauan pada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik. Jadi kami siap untuk mensukseskan Pemilu,” ujarnya.
Budwi Sunu juga memberikan apresiasi atas digelarnya Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu 2019 tersebut. Dengan peningkatan pengamanan dan persiapan personel yang dilakukan sebaik-baiknya, diharapkan Pemilu di Kota Kediri dapat berjalan aman, lancar dan kondusif tanpa hambatan dan gangguan.
Diketahui di wilayah hukum Polres Kediri Kota sendiri terdapat 2030 TPS, Pasukan pengaman akan mulai bertugas pada 1 hari sebelum pencoblosan sampai proses tahapan pemilu di tingkat kecamatan selesai. [van]

Tags: