Polres Trenggalek Tetapkan 3 Tersangka Penyelundupan Sabu di Rutan

Polres Trenggalek Tetapkan 3 Tersangka Penyelundupan Sabu di Rutan

Trenggalek,Bhirawa
Upaya penyelundupan Narkotika jenis sabu dengan menggunakan media kondom yang sempat digagalkan oleh petugas Rutan Trenggalek sudah ditetapkan tersangka oleh Polres Trenggalek .
Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menyebut pihaknya telah menetapkan 3 orang tersangka dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan penjara.
” kK 3 oarang yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka diantaranya NKA warga kelurahan Gunung Kidul kabupaten Nganjuk, MS warga kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang dan OS asal Kecamatan Prajurit Kulon Kabupaten Mojokerto.”Ungkap AKBP Jean Calvijn saat menggelar Konferensi pers di halaman Mapolres Trenggalek bersama dengan kepala rutan Kelas II B Trenggalek. Rabu(6/11).
Lebih lanjut Kapolres menjelaskan pada hari selasa 29 Oktober 2019 sekira pukul 11.30 WIB petugas rutan menginformasikan bahwa di Gazebo dalam rutan ada pembesuk yang mencurigakan saat membesuk seorang napi.
“Mendapat informasi dari petugas Rutan, Satresnarkoba Polres Ttrenggalek bergerak cepat mendatangi Rutan kemudian melakukan penggeledahan terhadap MS dan NKA, alhasil petugas menemukan Narkotika jenis Sabu – Sabu di dalam saku sebelah kiri yang dibungkus kondom.” terangnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, dari pengakuan tersangka NKA dan MS merekan mengaku barang tersebut pesanan dari OS.
“OS membenarkan kalau barang tersebut memang pesanannya yang didapat dari seorang penyuplai berinisial G seharga 1 juta yang akan dibayar setelah keluar dari rutan Trenggalek 2 bulan lagi.”
Guna mewujudkan komitmen untuk memberantas Narkotika, yang secara nyata dapat merusak generasi muda, hingga saat ini petugas terus memburu G yang saat ini sudah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Dari hasil pengungkapan di rutan Trenggalek petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 paket sabu dengan berat 1,16 gram, sebuah handpone, tembakau, kertas paper, dan satu unit sepeda motor.
“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap 3 tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 (1) UU RI No.35 Tahun 2019 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak 10 milyar rupiah.” tutup Kapolres. (wek).

Tags: