Polres Trenggalek Tangkap Pasangan Suami Istri Lantaran Diduga Menipu

Trenggalek, Bhirawa
Pemuda asal watulimo ditipu Pasangan suami istri (pasutri) hingga mengalami kerugian mencapai 150 juta. dengan cara menjanjikan mencarikan pekerjaan fiktif dan menggandakan uang.
Kapolres Trenggalek AKBP.Didit.Bambang.Wibowo.S,dalam konferensi pers membenarkan kejadian tersebut telah terjadi penipuan terhadap JP warga Desa Margomulyo kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. ucapnya Rabu (20/3)
“Iya benar, tersangka dan barang bukti sudah diamankan petugas” kata Kapolres Trenggalek AKBP. Didit B.W.S.
Di katakan oleh Didit, pelaku penipuan ini yang bernama Habib Bayu Uun alias Alex alias yang beralamatkan di Desa Sambong Kecamatan Senden Kabupaten Rembang Jawa Tengah ini telah beberapa kali melakukan tindak pidana berupa penipuan bersama sang istri Maya Afriani.
Berikut kronologi peristiwa tindak pidana penipuan seperti yang di sampaikan oleh Kapolres Trenggalek Didit B.W.S. di saqmpaikan oleh Didit, kedua pelaku awalnya datang bertamu ke rumah korban. Setelah saling mengobrol pelaku yang menawarkan bisa mencarikan pekerjaan sebagai supervisor di PT.Gudang Garam Tbk Kediri, bahkan pelaku berpura- pura menghubungi handpone seseorang diakui sebagai bosnya dan pelaku juga mengatakan bisa menggandakan uang sehingga korban percaya.
Lalu pada hari Jum’at tanggal 8 Maret 2019, sekira pukul 12.30 WIB, pelaku datang lagi ke rumah meminta korban menyerahkan uang yang akan digandakan senilai Rp.15 juta. Setelah uang diserahkan kepada pelaku dan dimasukkan ke dalam kantong plastik warna hitam, tanpa sepengetahuan korban, uang tersebut oleh pelaku diganti dengan songkok/peci yang posisinya dilipat sehingga dilihat dari luar masih seperti uang tunai.
Kemudian pelaku menyerahkan bungkusan tersebut kepada korban dan dilarang dibuka menunggu sampai pelaku datang lagi pada tanggal 12 Maret 2019. Namun ternyata kedua orang pelaku tidak kembali lagi ke rumah korban, dan setelah kantong plastik dibuka uang yang sebelumnya dimasukkan telah berganti dengan songkok warna hitam.
Merasa ditipu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Watulimo. Kemudian berdasarkan laporan tersebut petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan pelaku berhasil ditangkap pada hari Jum’at tanggal 15 Maret 2019, sekira jam 01.15 wib di di rumah kontrakannya Jl. Raya Pilangkenceng, Desa Ngampel, Kecamatan Caruban, Kabupaten Madiun.
Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku yakni uang tunai 2 juta 400 ribu rupiah, satu bendel surat lamaran kerja dan satu unit Mobil minibus,
“Pelaku kami kenakan pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan yang diancam dengan pidana maksimal 4 tahun penjara”.Pungkasnya.(wek)

Tags: