Polres Pamekasan Amankan 17 Penjual Miras Hasil Operasi Pekat Semeru

Kapolres Pamekasan AKBP Drs Teguh Wibowo, didampingi Wakapolres Pamekasan, Satpol PP Pamekan dan Bea Cukai Madura, musnakan Miras hasil Operasi Pekat Semeru 2019. [syamsudin/bhirawa]

Pamekasan, Bhirawa
Polres Pamekasan amankan 17 orang tersangka penjual minuman keras (miras) dan memusnakan sebanyak 497 botol miras hasil Operasi Pekat Semeru 2019 selama 12 hari, sejak tanggal 5 – 26 Mei 2019.
Pemusnahan miras berbagai merk berlangsung di halaman belakang Mapolres Pamekasan, Selasa (28/5), diawali pemecahan secara simbolis oleh Kapolres Pamekasan, AKBP Drs Teguh Wibowo, Waka Polres Pamekasan, Kabid Penertiban Satpol PP Pamekasan, jajan instansi lainnya.
“Operasi ini dilakukan untuk memberikan kenikmatan dan kekhusyukan bagi warga Pamekasan dalam rangka menjalankan puasa selama bulan suci Ramadhan,” ungkap Kapolres Teguh Wibowo, kepada rekan Pers.
Menurutnya, operasi mengikutsertakan Tim Polres dan Satpol PP ini, dilaksanakan di 13 Kecamatan di wialayah Pamekasan dengan melibat jajaran Polsek di tiap Kecamatan. “Kegiatan ini merupakan operasi rutin setiap tahun menjelang Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri”, ucapnya.
Ia menambahkan, operasi itu pihak juga mengamankan tersangka kasus Premanisme 33 orang, Prostitusi 4 orang, Judi 5 orang, Narkoba 15 orang dan 17 orang kasus miras. “Hasilnya, kita amankan bb: 6 buah sajam (premanisme), uang Rp.1.468.000,- (judi), sebanyak 6,31 gram (Narkoba) dan 497 botol Miras,” jelasnya.
Masih menurut Kapolres, seluruh tersangka yang saat ini diamankan hanya akan dikenai sangsi ringan karena telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pamekasan. [din]

Tags: