Polres Lamongan Tahan Tersangka Jual Beli Satwa Dilindungi

Jual beli satwa yang di lindungi ,MT di masukkan sel tahanan.(Alimun Hakim/Bhirawa)

Lamongan,bhirawa
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamongan terpaksa meringkus seorang pria berinisial MT warga Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. MT diduga terlibat jual-beli sejumlah burung atau satwa yang dilindungi.
“Satreskrim melalui Tim Jaka Tingkir berhasil melakukan pengungkapan jual beli satwa langka berupa sejumlah burung jenis Nuri di wilayah  Kecamatan Babat” Kabag Ops Polres Lamongan Kompol Slamet didampingi Kasat Reskrim AKP Wahyu Norman Hidayat, Selasa (23/10) siang.
Kemudian, lanjut Kompol Slamet, tersangka MT digiring ke Satreskrim untuk menjalani proses hukum.
“Saat penangkapan, Tim Jaka Tingkir Reskrim juga mengamankan barang bukti berupa  6 ekor burung, terdiri dari dari 3 burung Nuri Hitam dan 3 burung Nuri Pelangi” ungkapnya.
Di sisi lain, Kasat Reskrim AKP Wahyu Norman Hidayat menjelaskan pengungkapan praktek jual-beli satwa yang dilindungi berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya jual-beli burung dilindungi melalui media sosial.
“Kemudian sejumlah petugas melakukan penyelidikan. Dan setelah mendapat informasi langsung melakukan pengaman tersangka dan barang buktinya” papar AKP Wahyu Norman Hidayat.
Kepada petugas tersanga MT mengaku  burung yang dilindungi tersebut dijual Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta perekor. Burung-burung langka tersebut diperoleh MT dari luar Lamongan.
“Tersangka MT dijerat pasal 40 ayat 2 jo pasal 21 ayat 2 huruf a Undang Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan ekosistemnya dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp 100  juta” pungkas Norman, panggilan AKP Wahyu Norman Hidayat. [Mb9]

Tags: