Polisi Amankan Pengedar Puluhan Gram Sabu Wilayah Surabaya

Kapolsek Jambangan Kompol Khoirul Anam menunjukkan barang bukti sabu dan pil ineks dari tersangka Sadek, Minggu (24/2). [abednego/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Bisnis narkotika yang dijalani Samiadi alias Sadek (45) warga Jl Banyu Urip Kidul Surabaya harus berakhir di tangan Unit Reskrim Polsek Jambangan Surabaya. Pengedar sabu dan pil ekstasi ini diamankan beserta barang bukti narkotika yang dijualnya.
Adapun barang bukti yang diamankan dari tersangka Samiadi, yakni sabu sebanyak lima paket dengan berat total 20,93 gram dan 11 butir pil ineks (ekstasi). Kapolsek Jambangan Kompol Khoirul Anam mengatakan, Sadek ditangkap setelah polisi melakukan pengembangan dari tersangka pengedar sabu yang terlebih dulu ditangkap, yakni Edi Riyono.
Masih kata Khoirul, dalam penyidikan tersangka Edi mengakui jika sabu-sabu yang dijualnya berasal dari tersangka Samiadi alias Sadek. Setelah melakukan pengembangan dan mendapatkan ciri-ciri tersangka, penyidik langsung melakukan penangkapan terhadap Sadek.
“Setelah dilakukan pengembangan, dan dipastikan pelaku Sadek ada di kediamannya. Petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka,” kata Kompol Khoirul Anam, Minggu (24/2).
Khoirul menjelaskan, petugas yang melakukan penggeledahan di tempat tinggal pelaku menemukan sedikitnya total 20,93 gram sabu dan 11 butir pil ineks. Selanjutnya petugas menggelandang tersangka berikut barang bukti untuk dibawa ke Polsek Jambangan guna proses sesuai hukum yang berlaku.
“Pengungkapannya tidak sampai di sini. Kami akan terus mengorek keterangan dari tersangka dan mengembangkan kasus ini,” tegasnya.
Khoirul menegaskan, pengembangan ini guna mencari keberadaan bandar yang ada di atas tersangka. Sebab, pihaknya sudah mengantongi identitas bandar di atas tersangka Sadek. “Kita masih terus mengembangkan kasus ini, guna membekuk bandar di atasnya yang diketahui berinisial YK,” tambah Khoirul Anam.
Sementara itu, kepada petugas, Sadek mengaku menjual narkotika itu atas suruhan dari temannya. Ia mengaku mendapatkan ineks seharga Rp 250 ribu dan sabu seharga Rp 900 ribu per gramnya dari wilayah Madura.
“Baru jalan tiga bulan (bisnis narkotika). Keuntungan per gramnya ratusan ribu, dapat dari YK,” ungkapnya.
Selain barang bukti 20,93 gram sabu dan 11 butir pil ineks, polisi juga mengamankan barang bukti satu buah HP, satu buah sendok plastik, satu buah skrop, dua buah pipet kaca dan sebuah tas pinggang. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 112, Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hingga 20 tahun penjara. [bed]

Tags: