Polda Jatim Gelar Rakor ”Operasi Ketupat Semeru 2019”

Wakapolda Jatim, Brigjen Toni Harmanto memimpin Rakor kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2019, Kamis (16,5) di Mapolda Jatim. [Abednego/bhirawa]

Polda Jatim, Bhirawa
Polda Jatim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Ketupat Semeru 2019, Kamis (16/5) di Gedung Mahameru Mapolda Jatim. Operasi keselamatan saat mudik dan balik Lebaran maupun Idul Fitri ini dikoordinasikan dengan instansi terkait.
Turut hadir dalam rakor, diantaranya Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Toni Harmanto ; Danpomdam V Brawijaya , Asops Kasgartap III Surabaya dan Kabid Angkutan dan Keselamatan Dishub Jatim. Hadir juga dalam giat ini, Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, para Kabag Ops dan Kasat Lantas jajaran Polda Jatim serta stakeholder terkait yang terlibat dalam Operasi Ketupat Semeru 2019.
Brigjen Pol Toni Harmanto dalam amanat Kapolda Jatim mengatakan, Operasi Ketupat Semeru 2019 ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kerawanan yang dapat menganggu situasi kamtibmas di Jatim.
Serta menciptakan keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) menjelang dan sesudah Idul Fitri 1440 H di wilayah Jawa Timur.
“Operasi Ketupat Semeru 2019 nantinya bertujuan untuk menciptakan kamseltibcarlantas yang aman dan lancar menjelang dan sesudah Idul Fitri 1440 H di Jawa Timur,” kata Brigjen Pol Toni Harmanto.
Pihaknya juga berpesan kepada anggota yang terlibat Operasi Ketupat Semeru 2019 agar menjaga kesehatan dan keselamatan diri. Serta menjalankan tugas dengan baik sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan maksimal aman dan kondusif.
“Meskipun menjalankan tugas, saya berpesan kepada seluruh anggota jajaran untuk menjaga kesehatan tubuh. Serta selalu berhati-hati dalam setiap menjalankan tugas,” imbaunya.
Dalam Operasi Ketupat Semeru 2019 ini melibatkan 2.100 personel dari Polantas, personel TNI sebanyak 244 personel, Dishub sebanyak 244 personel, Pengelola Jalan Tol sebanyak 20 personel dan Jasa Raharja sebanyak 20 personel. Serta sarana dan prasarana R2 sebanyak 630 unit, R4 sebanyak 212 Unit, Unit Laka sebanyak 114 Unit, Derek sebanyak 42 Unit dan Ambulance sebanyak 15 Unit. [bed]

Tags: