PN Surabaya Putuskan Bersalah Terhadap Terdakwa Darno dan Dian

Sidang Putusan kasus pidana Waduk Sepat terhadap 2 terdakwa Darno dan Dian Purnomo di PN Surabaya Kasus Waduk Sepat, Dua Terdakwa Terbukti Bersalah Lakukan Tindak Pidana.

Surabaya, Bhirawa
Pengadilan Negeri Surabaya memutuskan bersalah terhadap terdakwa Darno dan Dian Purnomo, atas tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 170 KUHP mengenai secara terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang.
Darno dan Dian Purnomo diperkarakan secara hukum karena melakukan pengrusakan aset milik PT. Ciputra Development Tbk di Waduk Sepat, pada 6 Juni 2018 yang lalu. Selain dinyatakan terbukti bersalah, kedua terdakwa diputus hukuman penjara 2 bulan 15 hari.
Atas putusan majelis hakim, jaksa penuntut umum menyatakan banding karena menganggap hukuman terhadap kedua terdakwa terlalu ringan. Pasca sidang putusan hari Kamis 23 Mei 2019, terdakwa tetap ditahan sampai ada putusan banding dari Pengadilan Tinggi Jawa Timur.
Menanggapi putusan majelis hakim, Corporate Legal Officer PT. Ciputra Development Tbk, Rina Irsni Wardodo mengaku tidak puas dengan hukuman yang dijatuhkan hakim atas kedua terdakwa Darno dan Dian Purnomo.
“Meskipun diputus bersalah, kami tidak puas dengan putusan terhadap kedua terdakwa, karena terlalu ringan,” kata Rina. Rina berharap putusan bisa diberikan maksimal, agar tidak menjadi preseden buruk yang membolehkan pengrusakan terhadap aset milik orang lain.
“Saya ingin peristiwa ini tidak terulang lagi,” ujar Rina. Jaksa penuntut umum memiliki waktu untuk mengajukan Memori Banding hingga tujuh hari setelah pernyataan banding. [iib]

Tags: