PN Kota Madiun Tunda Sidang Guru Bunuh Suami

JPU Rahmad Isnaini [.sudarno/bhirawa]

JPU Rahmad Isnaini [.sudarno/bhirawa]

Kota Madiun, Bhirawa
Sidang kasus Kekerasan Dalam Tangga (KDRT) dengan terdakwa Setio Winarni (54), warga Jalan Dite Manis Nomor 17 Perumnas Manisrejo II Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman Kota Madiun yang juga seorang guru di sebuah SMPN, seharusnya memasuki agenda tuntutan.
Namun karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap dengan tuntutannya, sidang ditunda Kamis pekan depan. “Karena JPU belum siap dengan tuntutannya, sidang ditunda hari Kamis depan,” kata ketua majelis hakim sebelum mengetuk palu pertanda sidang berakhir.
Usai sidang, JPU Rahmad Isnaini, mengatakan, pihaknya meminta waktu satu minggu untuk membacakan tuntutan karena Rentut (rencana tuntutan) belum turun. “Belum siap tuntutannya,” kata JPU Rahmad Isnaini, usai sidang kepada wartawan di Pengadilan Negeri Kota Madiun, Kamis (7/1).
Dalam sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), mendakwa terdakwa, pada hari Senin 10 Agustus 2015 sekitar pukul 6.30 WIB, terdakwa meminta agar suaminya, Sukirno (korban) yang sedang duduk di ruang tamu, mematikan kompor di dapur.
Setelah memenuhi permintaan terdakwa, kemudian korban kembali duduk ke ruang tamu. Namun saat baru duduk, terdakwa kembali meminta suaminya agar mengeluarkan sepeda. Merasa terus diperintah oleh istrinya, kemudian korban mengeluarkan kata-kata kotor. Saat itulah kemudian terdakwa melepas sepatu kanannya untuk memukul wajah korban sebanyak dua kali. Akibatnya, mata kanan korban mengalami memar. [dar]

Tags: