PJT I Malang Buat Hujan Buatan untuk Isi Air Bendungan Karangkates

Bendungan Karangkates, Kec Sumberpucung, Kab Malang, yang akan mendapatkan pasokan air melalui hujan buatan dari PJT I Malang

Kab Malang, Bhirawa
Musim kemarau panjang seperti sekarang ini, hal itu berdampak terjadinya pasokan air berkurang, baik itu untuk air minum maupun untuk kebutuhan pertanian. Sehingga hal tersebut membuat Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta (PJT) I Malang akan melakukan modifikasi cuaca atau membuat hujan buatan, guna untuk mengisi air di waduk Bendungan Ir Sutami atau dikenal dengan Bendungan Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.
Direktur Utama PJT I Malang Raymond Valiant Ruritan, Selasa (3/9), kepada wartawan mengatakan, jika pihaknya berencana membuat hujan buatan guna mengisi air di Bendungan Karangkates. Sedangkan hujan buatan tersebut direncanakan akan kita lakukan pada akhir musim kemarau dan awal memasuki musim hujan 2019, yakni pada bulan November 2019 mendatang. “Hujan buatan tersebut, nantinya akan dilakukan di wilayah Malang Raya guna untuk mengantisipasi kekeringan akibat musim kemarau panjang,” ujarnya.
Sebelum melalukan hujan buatan, dia melanjutkan, pihaknya juga akan melihat kondisi awannya dulu. Dan jika sudah terlihat awan penghasil hujan, maka modifikasi cuaca bisa dilakukan. Sedangkan melaksanakan kegiatan membuat hujan buatan, PJT I Malang juga akan menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk melakukan hujan buatan.
Sementara terkait anggaran dalam membuat hujan buatan, jelas Raymond, masih kita hitung berapa anggaran yang dibutuhkannya. Karena pelaksananya adalah BPPT, maka sudah ada tarif tetap untuk setiap kali penerbangan, tinggal dikalikan saja dengan jumlah Sortie yang diperlukan. “Semua biayanya kita tanggung dalam anggaran 2019 pada pos anggaran untuk kedaruratan penanganan kekurangan air,” ungkapnya.
Secara terpisah, Kepala Desa (Kades) Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang Hendik Arso Marhein menyambut baik rencana PJT I Malang untuk membuat hujan buatan. Karena dengan begitu sangat membantu masyarakat di wilayah di Malang Selatan. Karena selama musim kemarau ini, ada beberapa dusun di wilayah desa kami saat ini kekurangan air bersih. “Dan masyarakat tidak hanya butuh air bersih dalam musim kemarau ini, tapi juga butuh air untuk keperluan mengairi lahan pertanian.
Sedangkan pada musim kemarau ini, dia menjelaskan, untuk keperluan air bersih pada warga kami yang ada dibeberapa dusun, dipasok air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang melalui mobil tangki. Sebab, biasanya warga mengambil air bersih dari mata sumber air, namun pada musim kemarau debit air surut, bahkan sudah tidak lagi mengeluarkan air,
“Kami sangat berharap agar PJT I Malang segera membuat hujan buatan, agar lahan pertanian yang menjadi mata pencarian warga kami tidak mengalami kerusakan. Dan jika dalam beberapa Minggu ini lahan pertanian kekuarangan pasokan air, yang jelas tanaman akan rusak, serta petani akan gagal panen,” tegas Hendik. [cyn]

Tags: