Pj Dirut PDAM Bondowoso Penuhi Panggilan Tipikor

Tampak depan Kantor PDAM Kabupaten Bondowoso (Ihsan/Bhirawa)

(,Dugaan Penyimpangan Dana Hibah

Bondowoso, Bhirawa
Diduga ada penyimpangan dana hibah di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bondowoso. Sehingga beberapa staf di sektor tersebut dipanggil oleh Tipikor Polres Bondowoso.
Hal itu disampaikan oleh Pj Dirut PDAM, April Ariestha Bhirawa, SE, saat dikonfirmasi. Serta dia mengakui, bahwa dirinya sudah sekitar tiga sampai empat kali memenuhi panggilan Tipikor Polres Bondowoso, termasuk juga mantan Direktur Utama PDAM Moelyadi di panggil terkait kasus tersebut.
Pj Dirut PDAM itu mengaku, bahwa berdasarkan pengetahuannya, bantuan dari Kementerian itu Tahun 2008. Saat itu kata dia, entah bagaimana mantan direktur (Moelyadi) dan camat yang membuatnya sehingga dikelola PDAM, sekitar pada Tahun 2015 waktu lalu.
Namun pada saat itu, lanjut Bhirawa sapaan akrabnya, mengakui bahwa dirinya menjabat sebagai Kabag Umum, tidak dilibatkan sama sekali, oleh Mantan Direktur PDAM Moelyadi.
“Proses awalnya kami tidak pernah dilibatkan. Kami tidak tahu. Bukan berarti tidak tahu semua, itu bohong. Begitu dicek dari hasil pengadaan, tanahnya itu, Rp 42.500.000,” jelasnya, Jumat (18/10).
Lebih detailnya, Bhirawa menjelaskan bahwa, tak hanya pengadaan tanah di Taman Krocok, tapi bantuan dalam bentuk pompa air, genset, bak penampung dan pipa jaringannya.
“Mekanismenya kami tidak tahu, karena meski sebagai Kabag Umum waktu itu tidak dilibatkan. Sementara semua teman-teman tidak dilibatkan, di dalam pengadaan dan pembelian tanahnya,” terangnya.
Tentunya dalam hal ini, kata Bhirawa, mantan direktur Moelyadi lah yang tau. Makanya lanjut dia, siapa yang melakukan, itu yang bertanggung jawab.
“Mudah-mudahan ini bisa segera ditetapkan, saya yakin bahwa uang bisa mempermainkan hukum. Saya yakin hukum tidak bisa dibeli, mari buktikan bahwa uang bukan segalanya,” ujarnya.
Pj Dirut PDAM itu pun berharap, agar cepat ditetapkan tersangkanya siapa. Pihaknya yakin, bahwa pihak Polres tidak akan main-main. “Saya masih percaya dengan aparat penegak hukum,” jelasnya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Jamal membenarkan bahwa telah melakukan pemanggilan terhadap staf PDAM, termasuk mantan Direktur Utama yang sekarang jabat sebagai Plt PUPR, Moelyadi. “Masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya.(mb11)

Tags: