Pilkades Jangan Sampai Hambat Pembangunan Desa di Kab Nganjuk

Bupati Novi Rahman Hidayat bersama istri melaksanakan hak pilihnya dalam Pilkades di Desa Sukorejo Kecamatan Loceret.(ristika/bhirawa)

Nganjuk,Bhirawa
Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 232 desa di Kabupaten Nganjuk diharapkan tidak menghambat proses percepatan pembangunan yang dicanangkan oleh Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.
Nantinya setelah kades terpilih dilantik, setidaknya tidak memerlukan waktu lama untuk segera melakukan adaptasi dengan kinerja yang dilaksanakan oleh Pemkab Nganjuk.
Paling lambat tiga bulan setelah pelantikan, kades-kades baru tersebut langsung dituntut untuk bekerja membangun desa. Karena tidak ada waktu untuk lagi untuk kerja santai dalam pembangunan untuk masyarakat.
Para kades baru nantinya dituntut untuk mampu bersinergi dengan program kerja serta visi dan misi pembangunan Pemkab Nganjuk. “Saya kira paling lambat 3 bulan waktu yang dibutuhkan kepala desa baru untuk menyesuaikan diri dengan kinerja dan program kerja Pemkab Nganjuk dalam program Mbangun Deso Noto Kuto,” tegas Bupati Novi Rahman.
Pilkades serentak yang digelar Selasa (12/2) berjalan lancar, karena sesuai dengan surat edaran bupati bahwa pada hari pelaksanaan Pilkades seluruh instansi dan perusahaan swasta diliburkan. Proses pemungutan suara Pilkades serentak itu tidak berbeda dengan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk sebelumnya.
Sejak pagi warga sudah berbondong-bondong untuk memilih pucuk pimpinan di desa tersebut. Antusiasme itu tampak dari banyaknya warga yang menyaurkan hak pilih yang berlangsung selama enam tahun sekali.
Salah satunya di Desa Sukorejo Kecamatan Loceret, warga datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Mereka langsung antri menuju tempat pendaftaran. Tidak sedikit diantara mereka yang kembali melihat gambar calon yang dipasang di dekatnya. Karena memang ada empat calon kades yang bertarung di Desa Sukorejo.
“Sama seperti Pilkada kemarin. Hanya bedanya saya lebih tahu calon yang dipilih. Hampir tiap hari ketemu sama calon, jadi rasanya ada yang lain dibanding Pilkada,” tutur Rudi Hartono warga Desa Sukorejo.
Rudi juga menambahkan, calon kepala desa di tempat dia tinggal juga aktif melakukan kampanye. Hanya saja tidak seperti kampanye Pilkada bupati dan wakil bupati lalu yang lebih ramai, melainkan hanya silaturahmi dari calon. “Tidak hanya mencari dukungan, akan tetapi juga sekaligus menyerap aspriasi yang bisa dilaksanakan jika terpilih sebagai kades. Alhamdulillah sampai pemungutan suara selesai, semua berjalan lancar,” imbuh Rudi.
Sementara itu Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat bersama Yuni Sophia, istrinya juga turut melakukan pencoblosan dalam Pilkades di Desa Sukorejo. Karena Bupati Novi Rahman Hidayat dan istri terdaftar sebagai warga RT 02 RW 04 Desa Sukorejo Kecamatan Loceret. Bupati dan istri mencoblos di TPS 1 yang dilaksanakan Balai Desa Sukorejo. Tak ayal kedatangan Bupati Novi mendapat sambutan dari masyrakat yang antri mencoblos. Mereka berebut untuk melakukan swafoto bersama bupati.(ris)

Tags: