Persela Hajar PS Tira Persikabo 6-1

Alex Dos Santos dan Rafinha tampil spartan menjadi mesin gol saat menghajar PS Tirakabo. [Alimun Hakim]

Lamongan, Bhirawa
Tak bisa diduga, Laskar Joko Tingkir Persela Lamongan ternyata sukses mengunci laga home terakhir di putaran pertama Shopee Liga 1 dengan kemenangan telak atas tim papan atas PS Tira Kabo dengan skor 6 – 1 di Stadion Surajaya, Minggu (25/8)
Striker Persela Alex Dos Santos kembali menjadi superior di pertandingan yang penuh gengsi melawan tim papan atas tersebut.
Pemain berkebangsaan Brazil ini sukses menambah pundi golnya dengan mencetak hatrick fantastis ke gawang PS Tira Kabo di menit “24 , “56 dan 75 “.
Sementara tiga gol lainya di lesakkkan oleh Rafinha dengan torehan dua golnya dan satu gol penutup dari pemain putra daerah Birrul Walidain dan 1 gol balasan Tira Persikabo dicetak oleh Loris Arnaud menit 70.
Menang telak, pelatih Persela Nil Maizarmengungkap kunci suksesnya, karena pemainnya jalankan instruksi dengan baik.
Nil berharap, skema permainan yang ditampilkan saat ini bisa menjadi pakem Persela menatap laga-laga setelahnya.
“Saya apresisiasi setinggi-tingginya kepada semua pemain, mereka tampil spartan sesuai intruksi. Semoga penampilan ini menjadi pakem Persela kedepan,” terang Nil Maizar, Senin (26/8).
Pelatih asal Sumatera Barat itu barharap, pemain Persela tidak jemawa. Sebab, perjalanan masih panjang.
“Saya harap pemain tidak jumawa, tetep rendah hati dan tidak sombong, perjalanan masih panjang,” tambahnya. Selain jalankan instruksi. Nil Maizar juga sebut karena Persela tidak ikuti ritme permainan Tira Persikabo.
Pelatih Tira Kabo Rahmad Darmawan memberi ucapan selamat buat Persela, karena bermain baik sekali dalam top perform.
“Salah satu penampilan terbaik dari beberapa rekaman yang saya lihat dan wajar hari ini mereka memenangkan pertandingan, dan juga tentu saya berterima kasih, pemain saya sudah berusaha untuk melawan, memberikan sesuatu, tetapi memang hari ini kita sangat di luar dugaan, bermain tidak dalam satu frame yang seperti biasanya,” jelas Rahmad Darmawan.
Soal 3 pemainya yang absen,Rahmad Darmawan enggan memakai itu sebagai alasan kekalahanya.
“Saya tidak melihat itu sebagai alasan, tapi memang kita kemarin menjelang persiapan menghadapi pertandingan ini ada hari yang kita kehilangan beberapa pemain dan kita membuat sebuah modifikasi skema. Contoh, Rifad saya mainkan sebagai pemain sayap, karena kita dalam beberapa hari kemarin kehilangan pemain, tapi bukan karena soal itu,” tutur orang yang akrab dipanggil RD.
Menurutnya, faktor kekalahan tidak lain adalah pada saat yang bersamaan, Lamongan sedang ada di dalam sesuatu motivasi yang bagus, semangat yang tinggi dan juga permainan yang sangat baik, satu sisi timnya pas berada di satu situasi yang pemain hari ini tidak bermain dengan ideal sebagai sebuah tim. [aha]

Rate this article!
Tags: