Perry Warjiyo: Pertumbuhan Indonesia Bakal Lebih Baik Usai Pemilu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, PH.D saat memberikan pengantar soal kondisi ekonomi dunia, serta peluang dan ketahanan pangan Indonesia dalam acara diskusi East Java Economic Forum, Bahas Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia 2019 di Grand Ballroom Shangri-La Hotel, Surabaya, Senin (25/3). [Achmad tauriq/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Optimisme masa depan Indonesia setelah perkembangan demokrasi diperkirakan akan jauh lebih baik dikarenakan Indonesia memiliki stabilitas ekonomi yang sangat baik, makro ekonomi yang bisa dikenali mulai dari pertumbuhan dan lain-lain.
Selain itu, stabilitas politik juga sangat bagus juga stabilitas keamanan juga terjaga dengan baik maka tidak ada alasan bahwa kita menjadi pesimis dan ini menjadi kesempatan bagi investor karena pemerintah telah menyiapkan berbagai prasarana investasi infrastruktur jalan darat, laut dan udara yang terkonektivitas yang terbangun dengan bagus.
Staf Kepresidenan, Jendral TNI (Purn)Moeldoko saat dikonfirmasi Bhirawa usai menghadiri acara diskusi East Java Economic Forum, Bahas Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia 2019 di Grand Ballroom Shangri-La Hotel, Surabaya, Senin (25/3) kemarin mengungkapkan hampir 100 persen seluruh Indonesia semuanya telah terbangun jadi tidak ada kendala untuk terjalin komunikasi karena tersedianya infrastruktur maupun internet yang memadai sehingga bisa membangun ecommerce Indonesia. “Kita sangat optimitis, setelah Pemilu pertumbuhan Indonesia akan sangat baik,” tegasnya.
Moeldoko menambahkan dengan adanya investment bisnis meningkat, investment grade meningkat bisa dipastikan pertumbuhan investasi kita akan melonjak. Apalagi nanti setelah Pemilu ini berlangsung pasti akan melonjak karena para investor masih wait and see.
“Orang akan berinvestasi pasti melihat dulu mahal atau tidak, logistik sangat tergantung dari konektifitas infrastruktur darat, laut dan udara. Berikutnya stabilitasnya bagus atau tidak dan kenyamanan serta kepastian dari perusahaan, apabila semuanya tersiapkan dengan baik maka investasi di Indonesia akan melambung,” terangnya.
Menurut Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, PH.D saat memberikan pengantar soal kondisi ekonomi dunia, serta peluang dan ketahanan pangan Indonesia dalam acara diselenggarakan Center of Reform on Economics (CORE) dan Harian Pagi Surya, ada tiga pesan penting untuk menghadapi kondisi ekonomi dunia.
“Yang pertama, kita optimistis ekonomi Idonesia lebih baik dan stabilitas terjaga, cukup kuat untuk menahan dampak dunia baik 2019 atau lima tahun ke depan, karena kebijakan-kebijakan yang dilakukan lima tahun terakhir. Pesan kedua adalah Sinergi, pentingnya sinergi yang dibangun selama ini juga sangat kuat,” ujarnya.
Untuk itu Perry merasakan kebijakan sinergi sangat kuat, antara berbagai pihak, kementrian, OJK sangat bagus dengan pihaknya. “Kami berkali-kali berdebat bagaimana kebijakan ekonomi nasional lebih baik, sektor real, bagaimana pengembangan industri, pariwisata, UMKM, SDM dan Bank Indonesia sangat support,” pungkasnya.
Untuk pesan ketiga adalah Continou atau berkelanjutan, selain dua hal sebelumnya keberlanjutan itu perlu sehingga bisa meningkatkan ekonomi ke depan.
Sementara acara dilanjutkan dengan diskusi dengan narasumber Prof. R. Rhenald Khasali (Gubernur Besar FE Universitas Indonesia), Dr. Tanri Abeng (Komisaris Utama PT Pertamina – Persero), Hendri Saprini, PH.D, Founder CORE Indonesia, Suryanto (Dekan FEB Universitas Indonesia). [riq]

Tags: