Perangi Pengangguran, Pemkot Pasuruan Gelar Padat Karya

foto ilustrasi

Kota Pasuruan, Bhirawa
Setiap tahunnya, Pemkot Pasuruan terus melakukan program padat karya. Program tersebut tak lain adalah untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Pasuruan.
Kepala Disnaker Kota Pasuruan, Mahbub Effendi menyampaikan program padat karya itu berupa normalisasi saluran drainase.
“Sasarannya adalah menyerap tenaga kerja yang tak memiliki pekerjaan tetap. Tenaga kerja yang digunakan untuk padat karya adalah masyarakat setempat. Sehingga ini mengurangi pengangguran di Kota Pasuruan,” tandas Mahbub Effendi, Kamis (21/5).
Program padat karya tersebut dilaksanakan di empat kelurahan yaitu Kelurahan Blandongan, Bakalan, Tembokrejo dan Sekargadung.
Adapun total anggaran yang dialokasikan untuk program ini sebesar Rp 572 juta. Ada sekitar 66 pekerja di setiap kelurahan. Masing-masing pekerja menerima honor Rp 50 ribu setiap harinya.
“Mereka bekerja selama enam hari, Jumat libur. Padat karya ini dilaksanakan sejak 30 April dan target selesai 30 Mei. Harapan kami, padat karya ini bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas Mahbub Effendi. [hil]

Tags: