Penyidik KPK Mulai Periksa Sejumlah Pengusaha Kota Batu

karikatur ilustrasi

Kota Batu, Bhirawa
Nampaknya KPK tak ingin setengah-setengah dalam mengurai jaringan korupsi di lingkungan Pemkot Batu. Setelah menetapkan mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko (ER), Kepala ULP Edi Setyawan, dan rekanan Pemkot Batu, Filipus Djap, ada nama baru yang diperiksa KPK. Dia adalah pengusaha industri pariwsata terbesar di Kota Batu berinisial Str.
Saat ini pemanggilan Str ke Kantor KPK Jakarta terkait statusnya sebaga saksi. Hal ini menyusul beberapa saksi yang telah diperiksa penyisik KPK sebelumnya.
“Str minggu lalu diperiksa KPK.Tapi saya tidak tahu apakah pemeriksaan itu terkait adanya kasus dugaan orupsi yang baru atau tetap terkait OTT pengadaan mebeler 2017 di Pemkot Batu,”ujar sumber yang minta identitasnya tak disebutkan, Minggu (21/1).
Diketahui, Str merupakan tokoh penting dalam jalannya perekonomian di Kota Batu. Ia memiliki beberapa perusahaan jasa pariwisata terbesar di Kota Wisata ini, bahkan obyek wisata yang dimilikinya telah menjadi ikon wisata di Kota ini.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur Lembaga Pemantau Penyelenggara Pengeluaran Keuangan Negara dan Daerah (LP3KND) Supriyadi SH berharap membongkar seluruh proyek di Pemkot Batu yang terindikasi adanya tindak korupsi.
“Artinya yang dibongkar tidak hanya kasus korupsi pengadaan mebeler saja,”ujar Supriyadi sat dikonfirmasi via telephon.
Menurut Supriadi, jika hanya terfokus pada kasus OTT pengadaan mebeler sangat disayangkan. Dicontohkan dugaan adanya tindak korupsi pengadaan lahan perkantoran Among Tani yang pernah gempar. Saat itu kasus tersebut ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim namun hingga sekarang tidak terdengar kabar progresnya.(nas)

Foto: Direktur Lembaga Pemantau Penyelenggara Pengeluaran Keuangan Negara dan Daerah (LP3KND), Supriyadi SH (tengah)

Tags: