Penilaian Berdasar Jarak, Nilai UN dan Waktu Pendaftaran

PPDB SMA Jalur Zonasi Dibuka
Surabaya, Bhirawa
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK negeri di Jawa Timur dibuka secara online Senin hingga Kamis (17/6). Jalur zonasi ini akan menampung sebanyak 70 persen dari kuota total sekolah. Di mana 50 persen kuota diperuntukkan bagi siswa yang berada dalam zona (terdekat) sekolah. Dan 20 persen dalam zona menggunakan nilai ujian nasional (NUN).
Dikatakan Plt Kepala Dindik Jatim, Hudiyono jalur zonasi atau reguler memberikan peluang bagi pendaftar dengan Nun rendah untuk masuk ke sekolah dengan jarak terdekat dari rumahnya hingga memenuhi 50 persen kuota sekolah. Sementara siswa dengan NUN tinggi masih bisa bersaing di sekolah dengan jarak jauh dari rumahnya selama masih memasuki kuota 20 persen.
“Ada dua mekanisme pemeringkatan jalur reguler atau zonasi yang kami gunakan,”kata dia.
Untuk jalur dalam zona, pemeringkatan dilakukan berdasarkan jarak tempat tinggal sesuai KK dengan sekolah. jika antar peserta ada yang memiliki jarak sama, maka pemeringkatan dilakukan berdasarkan nilai ujian dan waktu pendaftaran.
Sementara untuk pemeringkatan nilai ujian nasional, jika ada kesamaan nilai, maka akan diperingkat berdasarkan urutan nilai mata ujian. Yaitu, Bahasa Indonesia, IPA, matematika dan Bahasa Inggris. Jika masih ada kesamaan, maka diperingkat berdasarkan waktu pendaftaran.
“Skenario PPDB ini sudah dihitung pemerintah Jatim. Dari 489 ribu lulusan SMP dan MTs dipastikan bisa sekolah. kalau persoalannya kekhawatiran sekolah jauh dari zonasi, skenario kami PPDB 2019 ini mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat,”tuturnya. Jika pintar, sambung dia, siswa bisa masuk sekolah yang diinginkan meskipun jarak rumah jauh dari rumah. Karena untuk kuota 20 persen prioritanya pada nilai UN.
“Hanya saja sekolah negeri memang terbatas. Makanya standarisasi di zonasi kami perhatikan,”katanya.
Sementara itu, Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TKIP) Dindik Jatim, Indah Andayati mengungkapkan pendaftar dapat melakukan pendaftaran online melalui website ppdbjatim.net, kemudian dapat memilih paling banyak dua sekolah dalam satu kali pendaftaran dalam zona sesuai domisili.
“Sistem akan secara otomatis memproses perangkingannya 50 persen berdasarkan jarak terdekat dulu baru 20 persen berdasarkan nilai UN. jadi Cuma sekali daftar, tidak ada pilihan dominan jarak atau nilai. sistem akan memproses,”ungkapnya.
Ia merinci, berdasarkan ketentuan pagu sekolah, 50 persen berdasarkan zona, bertujuan untuk memberi kesempatan bagi siswa yang berdomisili di area zona yang telah ditentukan. Termasuk di dalamnya penyandang disabilitas pada layanan pendidikan yang menyelenggarakan layanan inklusi.
“20 persen sisanya berdasarkan prestasi akademis dari Nilai Hasil Ujian Nasional, yang bertujuan memberi kesempatan bagi siswa untuk dapat memilih sekolah yang diinginkan dalam zona, di dalamnya terdapat 2 persen irisan pada wilayah irisan antar kabupaten atau kota. Tapi irisan kota ini sesuai dengan kebijakan cabdin masing-masing. Karena kuota tiap daerah untuk wilayah irisan ini berbeda,”pungkas dia. [ina]

Tags: