Pengusaha Jasa Kontruksi di Kabupaten Gresik Peroleh Pelatihan

Para peserta jasa kontruksi saat melakukan absensi peserta. [kerin ikanto/bhirawa]

Gresik, Bhirawa
Para pengusaha jasa kontruksi di Kab. Gresik dapat pelatihan  Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Sistem Manejemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) Kontruksi. Bimtek diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemkab Gresik  bekerja sama dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Dirjen Bina Kontruksi Balai Jasa Kontruksi Wilayah IV Surabaya.
Bimtek yang berlansung selama tiga hari mulai 27 hingga 29 Mei itu diikuti oleh 180.peserta.
Sementara,  Bimtek dilaksanakan di tiga tempat.  Yaitu  di Aula Kantor Dinas PU Gresik, Kantor LDII Gresik yang letaknya berseberangan dengan kantor Dinas PU dan di gedung DPC Gapensi di Perum Bunder Asri Gresik.
Bimtek SMK3 Konstruksi dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas PUTR, Gunawan Setijadi. Gunawan sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Bimtek itu. Bimtek SMK3 dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi  diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para tenaga kerja konstruksi di proyek berbasis masyarakat agar mutu hasil pelaksanaan pekerjaan tetap terjamin dan sertifikat kompetensi yang nantinya mereka miliki dapat memberikan nilai tambah bagi masyatakat pekerja konstruksi.”Tujuan kami menyelenggarakan kegiatan ini untuk menyebarluaskan informasi dan peningkatan pengetahuan SMK3 konstruksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan berlaku dan penerapan K3 pada pengadaan barang dan jasa. Kami juga ingin memperbaiki pelaksanaan pekerjaan konstruksi di Kabupaten Gresik. Sertifikat bimtek yang diterima nanti akan menjadi modal yang sangat besar para pelaku konstruksi di Gresik” katanya.
Menurut Gunawan, sertifikat yang didapat ini nantinya sangat bermanfaat. Selain menunjukkan keahlian para pekerja yang sudah teruji dan professional,  sertifikat  dapat dipakai sebagai salah satu syarat dalam pelaksanaan kegiatan konstruksi sesuai Permen PUPR No.07/PRT/M/2019 Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia. “Sertifikat ini nantinya merupakan bagian dari syarat administrasi pelelangan. Harapan kami pelaksanaan lelang tidak gagal atau diulang.” jelas Gunawan.
Pada kesempatan itu Kepala Bidang Bina Jasa Kontruksi, Imam Basuki  mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya membekali keahlian K3 bagi para pelaku jasa konstruksi. Dengan ikut Bimtek kata Imam,  nantinya mereka akan mendapatkan sertifikat K3 Konstruksi yang merupakan salah satu syarat dalam pekerjaan konstruksi. “Bimbingam teknis ini meningkatkan pengetahuan dan sikap para peserta dalam menerapkan kaidah-kaidah keselamatan. Keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan serta pemberian pengakuan kepada para peserta setelah melakukan pelatihan dengan metode distance learning, dan dinyatakan lulus pelatihan dan uji kompetensi sebagai tenaga ahli K3 konstruksi,”tandas Imam.
Sementara itu, nara sumber dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya mengatakan Bimtek  diselenggarakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 02 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi Pasal 70 (1) dan 70 (2) mengamanatkan bahwa setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang jasa konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja dan bahwa setiap Penyedia dan/atau Pengguna Jasa wajib mempekerjakan tenaga konstruksi yang memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja.
Kepada para peserta yang telah mengikuti Bimbingan Teknis dan dinyatakan LULUS, berhak mendapatkan Surat Keterangan/Sertifikat yang ditandatangani oleh Direktur Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi, Kementerian PUPR sebagai Petugas K3 sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri PUPR. [eri]

Tags: