Pengunjung Wisata Pemandian Bektiharjo Tuban Sepi, Pedagang Tutup Kios

Pemandian Bektiharjo yang merupakan salah satu tempat wisata andalan yang di kelola Pemkab Tuban dan saat ini mulai sepi pengunjung, karena mahalnya tarif masuk.

Tuban, Bhirawa
Di saat Wakil Bupati Tuban Ir H Noor Nahar Hussain, MSi bekerja keras menata lokasi dan destinasi wisata, sejumlah pedagang di lokasi wisata justru memilih menutup kiosnya.
Adalah para pedagang di Pemandian Bektiharjo Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, memilih untuk menutup kios-kios mereka. Hal ini terpaksa dilakukan karena tak menentunya pengunjung yang datang di wisata yang dikelola oleh Pemkab setempat.
Jasmin, salah satu pedagang pada Bhirawa menceritakan, kalau akhir-akhir ini dalam kesehariannya penghasilannya tak menentu dan jauh dari espektasi selama ini. Hal ini karena sepinya wisatawan, ia bersama penyewa kios yang lain memilih buka hanya akhir pekan.
“Ramainya hanya hari Minggu dan tanggal merah,” katanya (12/2).
Menurunya pendapatan ini menurut para pemilik kios dikarenakan setelah tiket masuk dinaikkan oleh Pemkab, melalui Perda Nomor 1 tahun 2018 tentang retribusi tentang tempat rekreasi dan olahraga.
Per 1 Januari 2019, Pemkab Tuban menaikan harga tiket untuk dewasa mulai Senin-Jumat Rp8.000, tiket anak-anak Rp5.000. Sedangkan pada hari Sabtu-Minggu tiket dewasa Rp10.000 dan anak-anak Rp6.000.
“Sebelumnya, harga tiket untuk dewasa hanya Rp4.500, anak-anak Rp3.000. Harga itu masih terjangkau dibanding sekarang,” kata perempuan ini.
Para penyewa kios ini berharap, Pemkab memikirkan kembali besarnya biaya sewa yang dipatok per bulannya. Untuk kios depan Rp279.000/bulan dan di belakang Rp170.500/bulan. Apabila pengunjung sepi, tentu tidak ada yang dipakai untuk membayar sewa.
Hal yang sama juga disampaikan Untung, Ketua Paguyuban Pedagang Wisata Bektiharjo. Selama ini penyewa kios mengeluh padanya. Para anggotanya meminta agar pemkab bisa menurunkan harga tiket atau mengembalikan harga semula.
Kabid Pariwisata Disparbudpora Pemkab Tuban, Suwanto, belum mendapat laporan dari Kepala UPTD Destinasi Museum selaku pengelola wisata Bektiharjo.
“Nggih (Iya.red), kami sampaikan ke pimpinan dan OPD terkait, karena sewa kios yang menentukan tarifnya dari BPPKAD, kami sudah membuat pertimbangan sesuai kemampuan penyewa. Tapi aturan baru tarip sewa yang diberlakukan oleh BPPKAD,” kata Kabid Pariwisata Disparbudpora Pemkab Tuban. [hud]

Tags: