Penggemar Touring di Indonesia Perlu Perhatikan ”Safety Riding”

Bagi komunitas yang akan melakukan touring agar mempersiapkan dan memperhatikan kelengkapan maupun kondisi kendaraan.

Surabaya, Bhirawa
Masa liburan kerap digunakan oleh para komunitas maupun orang untuk melakukan touring jarak pendek maupun jarak jauh dengan menggunakan kendaraan bermotor. Instruktur Safety Riding MPM , Fendrik Alam berbagi tips mengenai touring bagi orang maupun komunitas yang gemar berkendara jarak jauh dan ada berbagai hal yang harus dipersiapkan dan diperhatikan.
“Pertama, ini berhubungan dengan kondisi kendaraan, cek kendaraan terlebih dahulu sebelum digunakan. Pengecekan meliputi kondisi ban , pengecekan oli , kampas rem, lampu sein kanan, kiri, head lamp jauh dekat dan lampu stopnya,” terangnya, Kamis (22/8).
Fendrik menambahkan selain itu kelengkapan berkendara lainnya meliputi helm, sarung tangan, jaket, kacamata hitam, masker, pakaian lengan panjang, jas hujan dan sepatu. “Kelengkapan tersebut juga berlaku bagi boncengers,” ujar Fendrik.
Sementara itu juga harus membuat route plan perjalanan karena penting bagi pengendara untuk membuat route plan perjalanan agar mengetahui kondisi jalan maupun lalu lintas yang akan dilewati. Apabila touring dilakukan secara berkelompok wajib tertib di jalan dan tidak melanggar lalu lintas.
Terakhir, pentingnya istirahat dan minum air yang cukup sebab dalam touring jarak jauh konsentrasi tinggi dengan waktu yang lama sangat dibutuhkan. Apabila pengendara kurang tidur, ini bisa membahayakan karena konsentrasi terganggu akibat mengantuk.
“Beristirahatlah sejenak setelah berkendara minimal dua jam agar kondisi kembali fit, istirahat minum air mineral lebih baik dari pada yang lain. Pada waktu istirahat hendaknya melakukan pengecekan kembali pada kendaraan kita setelah dipakai perjalanan jauh apakah masih dalam keadaan normal dan sesuai standard,” pungkasnya. [riq]

Tags: