Pemprov Jatim Gandeng BSN Permudah Sertifikasi SNI

Badan Sertifikasi Nasional ketika melakukan sosialisasi SNI award

(Apresiasi Pelaku Usaha, BSN Gelar SNI Award 2019)

Surabaya, Bhirawa
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim berupaya meningkatkan daya saing produk-produk perindustrian dan perdagangan, salah satunya dengan melakukan standarisasi menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI).
Langkah ini semakin dipermudah dengan dibukanya Kantor Layanan Teknis (KLT) Badan Standar Nasional (BSN) di Surabaya, setelah sebelumnya dibuka di Riau, Palembang, Bekasi, dan Makassar.
Kadisperindag Jatim, Drajat Irawan mengatakan, pembukaan KLT BSN Surabaya ini sangat strategis karena Provinsi Jawa Timur pertumbuhan ekonominya mencapai 5,5%.
Capaian ini didorong oleh sektor industri dan perdagangan kontribusinya menyumbang hampir 59,8%, untuk PDRB Jatim yang nilainya Rp2189,78 triliun.
Neraca perdagangan di Jatim saat ini surplus Rp95,24 triliun. Jadi kalau BSN membuka Kantor Layanan Teknis di Surabaya ini sangat pas karena potensi industri dan perdagangan sangat besar dan pelaku UMKM mencapai 12 juta lebih.
”Sehingga semakin memudahkan melakukan standarisasi SNI di Jatim,” terang Drajat dalam Pembukaan Sosialisasi SNI Award 2019 di Aula Abdi Praja BKD Jatim, Selasa (2/4/2019).
Disperindag telah memfasilitasi memberikan edukasi kepada IKM di Jatim tentang standarisasi SNI ini agar bisa bersaing dengan produk impor yang masuk, program pendampingan kepada IKM antara lain tentang sistem manajemen mutu dengan menerapkan SNI. Ini akan mendorong efesiensi dan daya saing.
Dalam SNI Award 2019 ini merupakan pelaksanaan ke 15 sejak pertama digelar mulai tahun 2005 silam, dalam SNI Award tahun 2018, Jatim berhasil meraih 22 pemenang. [dre]

Tags: