Pemkot Batu Siapkan Tukar Guling Kawasan Paralayang Internasional

Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso (jaket oranye) bersama pengurus Ponpes Al Izzah dan sejumlah pejabat saat meninjau kawasan pengembangan Landing Paralayang Internasional

Kota Batu,Bhirawa
Pemerintah Kota Batu akan segera meningkatkan status Landing Paralayang Songgo Maruto. Kawasan paralayang yang semula berkelas nasional akan segera naik menjadi kelas internasional. Menindaklanjuti hal ini, Jumat (15/3) kemarin Wakil Walikota Batu, Ir.Punjul Santoso,SH.MM, menemui Pengurus Ponpes Al Izzah di lokasi pengembangan.
Kedatangan Wakil Walikota yang didampingi Sekda Zadiem Effisiensi ini untuk melihat langsung tanah milik Ponpes yang akan ditukar guling oleh Pemkot Batu. Karena sebagian tanah yang menjadi kawasan pengembangan merupakan milik Ponpes Al Izzah.
“Landing Paralayang Internasional dibutuhkan luas lahan 100 x 100, sementara Ponpes Al Izzah juga butuh akses masuk ke Pondok Pesantrennya, win win solution, hari ini memang belum ada kesepakatan, namun sudah ada beberapa alternatif jalan yang bisa digunakan,” ujar Punjul, Jumat (15/3).
Ia menjelaskan bahwa pembicaraan terkait tukar guling tanah ini akan terealisasi, meski hingga saat ini belum dihasilkan kesepakatan. Karena, tukar guling tanah untuk pengembangan Landing Paralayang ini sangat menguntungkan kedua belah pihak dan masyarakat.
Dalam rencana pengembangan ini, sedikitnya akan ada 5 jalur alternatif yang bisa dipergunakan menuju lokasi landing paralayang. Dan jalur tersebut nantinya tidak hanya berfungsi untuk akses masuk ke landing paralayang, namun juga bisa menjadi penghubung antar wilayah di Kota Batu.
Jika tukar guling ini mendapatkan kesepakatan, maka masyarakat juga ikut disejahterakan. Karena akan banyak yang mendapatkan pekerjaan yang tercipta di Landing Paralayang tingkat Internasional. “Misalnya warga bisa memperoleh pendapatan dari jasa tempat parkir, hingga berjualan di Landing Paralayang yang akan berskala Internasional ini,”tambah Punjul.
Diketahui, dalam merealisasikan rencana pengembangan, Pemkot Batu akan menggunakantanah seluas 11.730 meter persegi milik Al Izzah. Selain itu Pemkot Batu juga menggunakan  sebagian tanah milik perorangan seluas 45.450 meter persegi. Adapun tanah milik Pemkot yang akan ditukar guling hanya sebagian. Karena tanah aset Pemkot Batu terpencar jauh dari Landing, sementara yang terdekat tanah milik Al Izzah dan milik perorangan.(nas)

Tags: