Pemkab Tulungagung dapat 601 Formasi CPNS

Arief Boediono

Tulungagung, Bhirawa
Kabar gembira bagi yang mengidamkan profesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam pengadaan CASN Tahun 2019 ini Pemkab Tulungagung mendapat jatah 601 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) .
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung, Drs Arief Boediono MSi, mengungkapkan sudah ada keputusan dari pemerintah pusat terkait formasi CPNS dalam pengadaan CASN tahun 2019. “Pemkab Tulungagung sudah pasti mendapat 601 formasi CPNS,” ujarnya, Minggu (27/10).
Penetapan 601 formasi CPNS tersebut, menurut Arief Boediono, turun dari usulan yang diajukan oleh BKD Kabupaten Tulungagung. Sebelumnya, BKD Kabupaten Tulungagung mengusulkan formasi CPNS tahun 2019 sebanyak 633 CPNS. “Berkurang 32 formasi,” terangnya.
Selanjutnya, Arief Boediono yang mantan Camat Tulungagung ini, mengatakan dalam pengadaan CASN tahun 2019 tidak dibuka lowongan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Tahun ini pengadaannya hanya untuk CPNS saja. Tidak untuk PPPK,” tuturnya.
Ketika ditanya soal mulainya proses pengadaan CPNS tahun 2019, Arief Boediono membeberkan dimungkinkan pengumumannya mulai awal bulan November 2019 depan. Sedang pelaksanaan ujiannya dimungkinkan pada tahun depan. “Masih menunggu juklak dan juknis dari Kementerian PAN dan RB, perkiraan awal November itu pengumumannya. Kalau pelaksanaan tes SKD-nya kemungkinan pada Februari tahun 2020,” paparnya.
Sebelumnya, Kabid Pengadaan dan Pembinaan ASN, Catur Hermono SH, mengungkapkan hal yang sama. Ia menyatakan untuk tahun ini Pemkab Tulungagung mendapat formasi CPNS sebanyak 601 orang. Jika dibanding tahun lalu meningkat , karena tahun lalu Pemkab Tulungagung kebagian 523 formasi CPNS.
“Tetapi untuk usulan yang disampaikan pada tahun 2019 memang memang terjadi penurunan. Usulannya 633 formasi yang ditetapkan hanya 601 formasi,” tuturnya.
Catur Hermono mengaku belum melihat secara detail formasi apa saja yang dicoret dari usulan Pemkab Tulungagung. “Kami belum mengetahui 31 formasi yang dicoret itu. Nanti kami akan lihat formasi apa saja yang dicoret,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemkab Tulungagung untuk tahun 2019 telah mengusulkan sebanyak 633 formasi dalam perekrutan CPNS. Formasi tersebut masih didominasi untuk tenaga pendidikan dan kesehatan.
Arief Boediono kendati kebutuhan ASN di Tulungagung mencapai 2.000-an orang, namun untuk pengajuan usul formasi tidak bisa langsung meminta sejumlah kebutuhan secara keseluruhan. Masalahnya, bisa dinilai bukan skala prioritas. [wed]

Tags: