Pemkab Bojonegoro – Tuban Kembali Perkuat Kerjasama

Bojonegoro, Bhirawa
Menindaklanjuti rencana Penetapan dan Penegasan Batas Daerah Bojonegoro dan Tuban. Pemkab Bojonegoro mengadakan, Sosialisasi dan Perapatan Pilar Batas Antara Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupatan Tuban di Ruang Partnership Kantor Pemkab Bojonegoro, Kemarin (16/7).
Rapat di hadiri oleh Pj. Sekda Bojonegoro, Asisten Sekda Tuban, Ka Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Jawa Timur, Tim Penegasan Bojonegoro dan Tuban, Forkompimcam dan Kepala Desa serta jajarannya.
Kabag Pemerintahan Bojonegoro, Budi Sukisna menyampaikan, bahwa penegasan batas wilayah memegang peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, mulai administrasi hingga penyelenggaraan otonomi dan eksistensi wilayah.
“Batas wilayah Kabupaten Bojonegoro telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 6 Tahun 2005 dan sesuai Tahun 2017 tentang Penegasan Batas Daerah Pasal 32 ayat (1) Perapatan pilar dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama,” kata Kabag Pemerintahan Bojonegoro dalam laporannya.
Kabag Pemerintahan menambahkan, penegasan batas daerah sangat menentukan pembentukan dan penyelenggaraan kewenangan pemerintah daerah.
“Arah dan tujuan penegasan daerah yaitu, mengukuhkan pembentukan daerah, landasan legalitas, pemisah otonom daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan, potensi sumber daya, pelestarian lingkuangan hidup dan perimbangan fiskal daerah, ” jelas Budi Sukisna dalam laporannya.
Kemudian, hubungan baik antara Bojonegoro dan Tuban memberikan kemudahan tersendiri dalam pembahasan penegasan batas tersebut. Komunikasi non formal pun sering terlaksana antara pemerintahan kedua kabupaten.
“Saya yakin, pembahasan Penegasan Batas Daerah kedua Kabupaten tidak akan ada persoalan serius. Hubungan baik antara pemerintah Bojonegoro dan Pemerintah Tuban telah terjalin lama, bahkan 2019 akan kita bangun jembatan penghubung antara Bojonegoro dan Tuban,” ujar Pj Sekda Yayan Rohman.
“Saya menghimbau, kedepannya kita pastikan penegasan administrasi dengan adanya Batas Daerah, selain itu harus ada pembangunan bersama sebagai unsur menampakkan batas daerah,” terang Pj. Sekda Bojonegoro. [bas]

Tags: