Pemilu Sudah Dekat, Baru Dua Parpol Serahkan Data Saksi ke Bawaslu

Bawaslu Situbondo saat mengadakan sosialisasi pemantauan pemilu di ballroom Ed Hotel Lotus SMKN 1 Panji beberapa waktu lalu. Foto : [sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tinggal hitungan jari. Meski begitu di Kabupaten Situbondo baru dua partai politik (parpol) peserta Pemilu yang menyerahkan data saksi.
Seharusnya menurut Bawaslu, setiap partai politik sudah mengirimkan nama data saksi terakhir pada 10 Maret 2019 lalu. Pasalnya, para saksi tersebut akan diberi bimbingan teknis (bimtek) oleh Bawaslu Kabupaten Situbondo.
Nantinya semua saksi parpol akan bertugas di setiap tempat pemungutan suara (TPS) guna mengawasi pelaksanaan pemilu yang tersebar di 2.442 titik se-Kabupaten Situbondo.
Ketua Bawaslu Situbondo, Murtapik, menjelaskan, dari 16 parpol peserta pemilu 2019, baru dua parpol yang menyerahkan data saksi yaitu PBB dan PAN. Sedangkan PKS yang sebelumnya sudah menyerahkan data saksi, aku Mutapik, dikembalikan karena ada proses perbaikan.
Murtapik menambahkan, sesuai dengan kesepakatan awal, semua parpol sudah menyerahkan data saksi paling lambat 10 Maret 2019 lalu ke Bawaslu.
“Yang jelas dua parpol sudah menyerahkan data saksi, akan kami kirim langsung ke Bawaslu Provinsi Jawa Timur,” tegas Murtapik.
Masih kata Murtapik, Bawaslu Kabupaten Situbondo kini masih menunggu petunjuk Bawaslu Jatim terkait parpol yang belum menyerahkan data saksi. Sedangkan untuk nama-nama saksi parpol, lanjut Murtapik, nanti akan diberi bimtek terlebih dahulu oleh Bawaslu Kabupaten Situbondo.
“Kami berencana akan memberikan bimtek pada bulan Maret 2019 ini. Sebab diperkirakan ada 40 ribuan saksi parpol se-Kabupaten Situbondo yang akan mengawasi pelaksanaan pemilu pada 17 April 2019 mendatang,” kupas Murtapik.
Di sisi lain, sebagai salah satu kontestan baru pada pemilu 2019 ini, pengurus DPD Partai Berkarya Kabupaten Situbondo H Bajuri Hadiwijoyo ketika dikonfirmasi melalui sambungan HP-nya tidak diangkat perihal tenggat waktu penyerahan data saksi ke Bawaslu.
Senada dengan Partai Berkarya, Sekretaris Partai Golkar Heroe Suhartono, ketika ditanya hal tersebut tidak menjawab padahal HP nya aktif.
Sementara itu Bendahara PDIP Situbondo Albertus Rudi, ketika ditanya justeru mempertanyakan kembali kebijakan Bawaslu Situbondo. “Wajib ?”, sahut Rudi seraya mengakui persoalan tersebut masih belum selesai karena yang tahu soal saksi pemilu adalah Martin, koleganya di jajaran pengurus DPD PDIP Situbondo. [awi]

Tags: