PD Taman Satwa KBS Tak Hadiri Hearing dengan PKL Jalan Setail

Wakil ketua Komisi B DPRD Surabaya Anugrah Ariyadi ketika hearing dengan pedagang jalan Setail

DPRD Surabaya, Bhirawa
Jajaran dari Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) Sabtu (25/5) kemarin tak hadir dalam acara hearing dengan pedagang KBS jalan Setail, yang digelar oleh Komisi B DPRD Surabaya.
Menurut Wakil ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anugrah Ariyadi, sikap mangkir panggilan kepada Direktur Utama KBS yang saat ini dijabat Khoirul Anwar ini adalah kali kedua.
“Sudah dua kali undangan hearing kami layangkan pada Dirut KBS. Akan tetapi, kembali Dirut KBS tidak hadir undangan kami di Komisi B, khususnya membahas soal eks pedagang di jalan Setail Surabaya di area parkir KBS itu,” ucap Anugrah Ariyadi.
Anugrah Ariyadi menduga bahwa sampai saat ini manajemen PDTS KBS belum siap untuk memberikan keptusan apapun terkait keberadaan pedagang di jalan Stail.
“Yo percuma hearing dengan perwakilan KBS yang tidak bisa memberikan keputusan apapun. Ya kita undang lagi nanti sampai Dirut KBS memberikan keterangan pada kami,” tuturnya.
Dia mengaku mendapatkan pengaduan dari para pedagang, bahwa sebelumnya dikoordinir oleh Mustofa. Jadi Mustofa yang melakukan kerja sama dengan Manajemen KBS. Namun kontrak kerjasamanya sudah selesai dan belakangan diduga dipindahtangankan ke pihak lain.
“Lah sekarang kok muncul lagi pedagang-pedagang lain di area parkir KBS yang dikoordinir orang lain. Kalau niatnya mau ditertibkan harusnya gak ada lagi PKL lain yang boleh berjualan di area itu. Untuk itu kami eks pedagang jalan Setail yang berjualan di area parkur KBS mengadukan ke DPRD kota Surabaya. Kalau dipaksakan harus menempati stan-stan di falam KBS jelas kami tidak mampu. Sebab biaya sewanya mahal yakni Rp2 juta per bulan. Sedangkan berjualan di area parkir saja pendapatanbkami tidak sampai segitu,” paparnya. [dre]

Tags: