Pamori Jember Gelar Parade Musik Keroncong

Kepala Disperindag dan ESDM Jember saat membuka Parade Musik Keroncong di rest aera Jubung Jember.(efi/bhirawa)

Kepala Disperindag dan ESDM Jember saat membuka Parade Musik Keroncong di rest aera Jubung Jember.(efi/bhirawa)

Kab.Jember, Bhirawa
Untuk mestarikan musik asli Indonesia, Paguyuban Musik Keroncong Indonesia (Pamori) Jember gelar parade musik keroncong. Kegaiatan yang dipusatkan di rest area Jubung Jember, dibuka oleh Kepala Disperindag dan ESDM dan dihadiri oleh ratusan pecinta musik keronconhg di Jember.
Kepala Disperindag dan ESDM Jember Drs.Achmad Sudiyono mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena dengan kegiatan tersebut dapat terus melestarikan musik Indonesia asli kepada masyarakat utamanya pada generasi muda. “Kegiatan ini perlu support oleh seluruh masyarakat, karena musik keroncong ini adanya hanya di Indonesia. Sehingga kelestariannya terus terjaga,” katanya.
Bahkan Achmad juga memberikan sent kepada Pamori untuk memanfaatkan rest area jubung di bawah lembaganya sebagai ajang kreativitas para pecinta musik keroncong. “Silakan manfaatkan area ini, asal ada komunikasi dengan baik.
Ini merupakan salah satu upaya untuk meramaikan rest area yang ada di Jubung ini. Rest area ini merupakan sarana rekreasi keluarga yang didalamnya banyak berbagai macam kuliner dan kerajinan asal Jember,” katanya. Usai membuka Achmad Sudiyono menyumbangkan salah satu lagu untuk menghibur penonton.
Sementara, Ketua Pamori Jatim Bambang Suhartono mengaku salut dengan Pamori Jember. Karena kegiatan Parade musik keroncong bisa dilaksanakan 3 kali dalam setahun. “Ini suatu gebrakan yang sangat luar bisa untuk terus menggelorakan musik keroncong di Jember,” katanya.
Bahkan Bambang mengaku bahwa kegiatan Pamori Jember sangat jauh antusiasnya bila dibanding dengan Pamori di Kabupaten lain. “Ini patut ditiru oleh Pamori yang ada di Kabupaten lain di Jatim, dalam pelestarian musik keroncong,” ujarnya pula.
Bambang juga mengaku, bahwa kepengurusan Pamori di Jatim terus bertambah. Hingga saat ini sudah ada 29 Pamori se Jatim.” Insya Allah tahun ini akan terus bertambah Pamori, sehingga 38 Kabupaten/Kota se Jatim terbentuk Pamori,”pungkasnya pula. [efi]

Tags: