Pacu Pembangunan Daerah melalui Inspiring City Pasuruan

Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo ST (kanan tiga), Forkopimda bersama sejumlah tokoh masyarakat saat melaunching Inspiring City Pasuruan, Rabu (30/10) malam. [Hilmi Husain/Bhirawa]

Pemkot Pasuruan, Bhirawa
Pemkot Pasuruan melanching Inspiring City Pasuruan di halaman Perpusda Kota Pasuruan, Rabu (30/10) malam. Launching logo dan tagline Kota Pasuruan tersebut untuk memacu pembangunan daerah melalui sektor investasi, perdagangan dan pariwisata.
City branding menjadi salah satu media promosi berkesinambungan dalam memperkenalkan Kota Pasuruan secara menyeluruh.
Kepala Bappelitbangda Kota Pasuruan, Adri Djoko Srijono menyampaikan upaya Pemkot Pasuruan dalam mewujudkan city branding melalui perjalanan panjang. Berbagai tahapan ditempuh sebelum menuai logo dan tagline yang representatif untuk Kota Pasuruan.
“Penyusunan city branding Kota Pasuruan dilaksanakan mulai bulan Juli hingga launching saat ini. Lamanya waktu penyusunan itu karena perancang harus mampu mendesain logo dan tagline city branding yang representatif dengan identitas dan potensi Kota Pasuruan, sekaligus cita-cita Kota Pasuruan ke depan,” ujar Adri Djoko Srijono.
Sejarah mencatat kiprah inspiratif Kota Pasuruan di masa lalu. Romantika itulah yang membangkitkan kembali spirit-nya melalui pemilihan tagline “Inspiring City” atau “Kota Inspiratif”.
Artinya bahwa “Menginspirasi” adalah sebuah seruan atau ajakan untuk aktifitas yang dilakukan secara terus menerus demi sebuah proses tumbuh dan berkembang.
Menurut Djoko, launching city branding itu merupakan sebuah trigger. Selanjutnya, city branding tidak hanya berakhir setelah dilaunching.
“Tentunya city branding ini berkaitan dengan pelabelan dalam produk makanan-minuman, maupun travel, hotel, hingga publikasi. Makanya, kami mengharapkan ada tindaklanjut dari OPD terkait,” kata Adri Djoko Srijono.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo ST menyatakan potensi Kota Pasuruan pada saat lampau begitu komplek.
Salah satunya adalah Kota Pasuruan duhulu menjadi salah satu kota dagang terbesar. Kejayaan Pelabuhan Tanjung Tembikar di Kota Pasuruan saat itu, bahkan diakui di seluruh nusantara.
“Makanya, potensi yang begitu komplek itu harus kembali digali. Tujuannya supaya mudah dikenal orang. Contohnya adalah Pelabuhan Tembikar di Kota Pasuruan. Adanya pelabuhan itu, Kota Pasuruan menjadi salah satu kota dagang terbesat dan diakui diseluruh nusantara,” urai Raharto Teno Prasetyo.
Ia pun mengajak semua pihak, mulai dari pelaku usaha travel, perhotelan, hingga usaha kecil dan menengah untuk membangkitkan kembali kejayaan Kota Pasuruan saat masa lampau dulu.
“Kota Pasuruan adalah kota inspiratif dan banyak potensi yang kita miliki. Karena itu, mari kita bekerja keras untuk masa depan demi kesejahteraan masyarakat Kota Pasuruan,” tambah Raharto Teno Prasetyo. [hil]

Tags: