Optimalkan Pelayanan Publik, Polda Jatim Bangun 21 Gedung Baru

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan meletakkan batu pertama simbol pembangunan dan revitalisasi 21 gedung di lingkup Polda Jatim, Senin (15,7) di Gedung Mahameru. [abednego/bhirawa]

Polda Jatim, Bhirawa
Polda Jatim sampai akhir 2019 ini menargetkan pembangunan 21 gedung baru di lingkup jajaran Polda Jatim. Pembangunan dan revitalisasi gedung baru ini bertujuan untuk menunjang pelayanan publik yang dilakukan Polda Jatim beserta jajaran.
Adapun pembangunan dan revitalisasi ini dilakukan untuk gedung press conference dan humas, gedung lantai 2 Disamapta, gedung tahanan serta darinase lingkungan dan pengaspalan jalan area Polda Jatim.
Dimulainya proyek dan pembangunan ini ditandai dengan peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti gedung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Dan Cipta Karya, Mohamad Rudi di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (15/7).
“Pemerintah memberikan perhatian khusus pada Polda Jatim. Tentunya dalam menggunakan anggaran APBN, menggunakan hibah dari Pemerintah Daerah, maupun Kabupaten dan juga menggunakan dana BLU,” kata Irjen Pol Luki Hermawan usai peletakan batu pertama.
Luki menjelaskan, anggaran ini sengaja difokuskan untuk pembangunan-pembangunan gedung Polri. Karena beberapa diantaranya masih ada yang menyewa, dan sebagian lagi sudah rusak.
Anggaran juga disalurkan untuk sejumlah fasilitas penunjang, seperti pembangunan rumah susun dan juga pembangunan rumah dinas. Serta pembangunan pelayanan Polri, dalam hal ini lalu lintasnya.
“Pembangunan ini semua kami lakukan untuk memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat. Terutama pelayanan yang berkaitan dengan sarpras (sarana dan prasarana) lalu lintas,” ungkapnya.
Selain itu, alumnus Akpol 1987 ini mengaku, pembangunan dan revitalisasi gedung ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja daripada anggota. Dengan begitu anggota bisa memberi pelayanan dan kinerja yang maksimal. Pihaknya menambahkan, aturan pembangunan ini sudah jelas tertuang, yakni sampai dengan akhir 2019.
“Sebelum tutup tahun harus sudah selesai semuanya. Kami kerjakan sesuai dengan jadwal yang sudah ada, dan tetap kedepankan fungsi pengawasan,” pungkasnya. [bed]

Tags: