Nama Pimpinan Dewan Kota Malang Tinggal Tunggu Penetapan

I Made Riandiana Kartika,

Kota Malang, Bhirawa
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, periode 2019-2014 terus bekerja keras untuk segera menentukan  Pipinan Dewan Devinitif, Pembentukan Alat Kelengakapan Dewan, dan Pembentukan Fraksi-fraksi.
Ketua sementara DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, kepada sejumlah wartawan, Selasa 3/9 kemarin, mengutarakan tugas-tugas pimpinan sementara DPRD Kota Malang sudah dialaksanakan.
Saat ini, menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang itu, pihaknya tinggal menunggu jadwal penetapan pimpinan devinitif DPRD Kota Malang saja. Karena empat nama calon pimpinan dewan sudah diserahkan oleh masing-masing partai politik.
‘Saat ini kita tinggal menunggu jadwal penetapan pimpinan dewan, semua partai politik yang berhak menduduki kursi pimpinan sudah menyerahkan nama-nama calon pimpinan kepada sekretariat DPRD,”tutur Made.
Ploting nama-nama calon pimpinan dewan itu, antara lain, dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), adalah H. Abdurahman, Fraksi PKS H. Asmualik, Fraksi Gerindra Rimzah, dan Partai PDI Perjuangan adalah Made Riandiana Kartika.
“Saya kira saat ini tinggal menunggu pengesahanya saja, setelah itu disahkan kita akan segera mengambil langkah untuk bekerja secara maksimal. Setidaknya dalam minggu ketiga bulan September ini sudah bisa ditetapkan,”imbuh Made.
Proses penetapan Pimpinan Dewan itu lanjut Made, hanya menunggu SK Gubernur, selanjutnya setelah SK dari Gubernur diterima akan dilakukan penjadwalan untuk paripurna dewan,   makanya saat ini tinggal menunggu jadwal saja.
Meski begitu, saat ini, dewan melakukan pendalaman Tatib, untuk  menyepakati  apakah tatib lama tetap dipakai, atau  ada penyempurnaan. Tetapi lagi-lagi masih terbentur aturan sehingga belum bisa mengambil langkah maksimal.
“Paling tidak ,  ada kesepakatan tetap  atau ada perubahan   kalau berubah harus membentuk pansus, tapi pimpinan sementara tidak boleh membentuk pansus. Yang kita lakukan   membentuk tim perumus nantinya akan  menjadi cikal bakalnya pansus,”tukas nya.
Namun demikian, jika  disepakati tidak ada perubahan tatib yang  lama masih  bisa tetap digunakan,  tidak perlu ada perubahan. Karena dalam aturannya diperbolehkan seperti itu. Makanya   kalau disepakati ada perubahan akan disiapkan tim perumus.
‘Dalam tim perumus itu,  kita minta masing -masing fraksi  untuk memberikan masukan, ini nantinya akan dibahas secara detail oleh pansus setelah ketua devinitif di tetapkan,”sambung Made.
Patut diketahui DPRD Kota Malang, telah merancang  ada enam Fraksi. Fraksi PDI Perjuangan merupakan fraski terbesar 12 anggota. Fraski Golkar Nasdem PSI ada delapan anggota, Fraksi  PKB tujuh anggota, Fraksi PKS enam anggota, Fraksi Gerindra lima anggota, dan Fraksi Damai (Demokrat PAN, Perindo)  tujuh anggota. [mut]

Tags: