Menara Rukyat Bakal Dibangun di Tanjung Kodok

Menara rukyat bakal menjadi wahana edukasi baru dalam pembelajaran Rukyatul Hilal di Tanjung Kodok. [Alimun Hakim]

Lamongan, Bhirawa
Lamongan menjadi daerah yang memiliki letak geografis straegis. Terbukti, Kabupaten Lamongan menjadi langganan Rukyatul Hilal di setiap awal penentuan bulan Ramadhan dan awal 1 Syawal Hari Raya Idul Fitri.
Tak hanya itu, dalam rukyatul hilal juga diikuti oleh para santri , siswa – siswi , mahasiswa dan masyarakat umum baik luar kota maupun asal Lamongan sendiri.
Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga belajar bersama tentang ilmu falahiyah (Ilmu perbintangan atau Astronomi).
Melihat antusiasme masyarakat tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan bakal membangun menara rukyat di Tanjung Kodok, Paciran Lamongan.
Menara rukyat tersebut kabarnya juga telah di komunikasikan dengan pihak – pihak terkait dalam pembangunanya yang rencananya ada lima lantai.
Melalui Asisten 1 Pemkab Lamongan Heru Widi membenarkan jika menara rukyat sudah di pastikan bakal di bangun di area Tanjung Kodok.
“Karena Lamongan sangat strategis tahun depan akan dibangun Menara Rukyat. Pembangunan menara rukyat rencananya ada lima lantai,” kata Heru Widi kepada Bhirawa. Lima lantai itu, Lanjut Heru Widi, Untuk masing – masing lantai nanti bakal dilengkapi dengan beberapa fasilitas. Pada lantai 1 adalah ruang planetorium, Lantai 2 untuk ruangan observastorium lantai 3 musium dan lantai 4 sejenis cafe dan untuk lantai 5 ruang pertemuan.
Disinggung soal besaran anggaran yang akan digunakan dalam pembangunan tersebut, Heru Widi membeberkan bakal menelan anggaran sebesar Rp 14 Miliar.
“Total anggaranya Rp 14 Miliar dalam rencana anggaranya belanjanya (RAB), sedangkan untuk gambar nya juga sudah jadi,” beber Heru.
Untuk itu, ia meminta dukungan masyarakat agar segera bisa merealisasikan pembangunannya.
“Menara rukyat juga bakal menjadi salah satu wahana baru bagi wisatawan yang ingin bisa melihat hilal secara langsung dan belajar bareng tentang ilmu falahiyah,” jelasnya lagi.
Sementara itu Tim Teknis Badan Rukyatul Hilal Lamongan Khoirul Anam sangat mengapresiasi masyarakat yang antusias. Terutama para siswa dan mahasiswa baik dari Lamongan maupun dari kota lain.
“Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang punya antusias , utamanya yang masih duduk di bangku perkuliahan dan madrasah hingga SMA atau Aliyah yang mau mempelajari ilmu falakh” terang Khoirul Anam. [mb9]

Tags: