Melalui Pramuka Kita Tanamkan Cinta Lingkungan

Bojonegoro, Bhirawa
Dalam memperingati HUT Pramuka Ke 58, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar apel besar Hari Pramuka di Alun-alun. Rabu (14/8) dengan bertema “Gerakan Pramuka Peduli Lingkungan, Mari Berkomitmen Untuk Mengurangi Plastik” dipimpin oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dengan diikuti belasan ribu peserta dari Siaga, Penggalang, Penegak Pandega SMA / SMK / MA / SMP / MTs / SD / MI se-Kabupaten Bojonegoro.
Hadir pula Bupati Bojonegoro, Pj. Sekda, Kapolres, Dandim, Ketua FKUB, Jajaran OPD. Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro mengikuti upacara Hari Pramuka di Gedung negara Grahadi, Surabaya bersama dengan Gubernur Jatim.
Dalam amanatnya, Bupati Bojonegoro menyampaikan bahwa, anggota Pramuka yang tersebar di seluruh pelosok Bojonegoro merupakan garda terdepan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, anggota Pramuka juga diajak untuk mencintai alam dan memikirkan warisan yang akan diberikan kepada generasi yang akan datang.
“Mencintai alam merupakan wujud dari rasa kasih sayang setiap anggota Pramuka”, ucap Bupati Anna Mu’awanah.
Disampaikan juga oleh Bupati bahwa, sampah plastik telah menjadi permasalahan nasional, masalah lingkungan, ini perlu ditangani secara serius. Telah kita ketahui bersama, bencana dan kerusakan alam yang sering terjadi, salah satunya adalah karena sampah.
“Untuk itu perlu diberikan wawasan bagi generasi muda bagaimana dapat mengolah sampah menjadi barang yang mempunyai manfaat dan nilai ekonomi bagi masyarakat,” tuturnya.
Sebelumnya, Nurul Azizah Wakil Kwarcab Bojonegoro sekaligus Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaporkan, peserta yang mengikuti apel besar ini kurang lebih berjumlah 13.000 peserta, hal ini ditandai dengan pemberian tumbler (tempat minum) sebanyak 13.000 kepada seluruh peserta.
Menurutnya makna dari pemberian tumbler ini adalah salah satu gerakan membawa bekal dari rumah ke sekolah agar tidak jajan yang dibungkus dengan plastik.
“Selain berbekal makanan yang sehat, sekaligus mengurangi jajan dalam kemasan plastic,” terang Nurul Azizah.
Pramuka merupakan sistem pendidikan non formal, Pramuka adalah wahana untuk membentuk karakter dan kepribadian nasional bagi generasi muda. Pramuka juga adalah tempat menempa ketrampilan dan pengetahuan, memupuk jiwa kedisiplinan serta membangun semangat kebersamaan untuk mencapai kedewasaan.
Pada pelaksanaan Apel Besar Hari Pramuka Ke-58 juga dilakukan penandatanganan komitmen bertekad untuk mengurangi sampah plastik yang ditandatangani oleh Forkopimda dan undangan. [bas]

Tags: