MA Swasta Sidoarjo Terapkan Pembelajaran Kontekstual

Wakil Bupati Sidoarjo memberikan selamat kepada para Kepala MA yang ikut workshop.

Sidoarjo, Bhirawa
Madrasah Aliyah Swasta Sidoarjo (Masda) mulai menerapkan pembelajaran kontektual dengan menggelar workshop ‘Pembelajaran Kontektual dan Inovasi Guru MA se-Kabupaten Sidoarjo’.
Proses pembukaannya dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin, SH. Senin (19/8) di Aula Delta Graha Lt.3 Gedung Setda Kabupaten Sidoarjo.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Achmad Rofi`i mengatakan pelaksanaan workshop pembelajaran kontekstual ini merupakan salah satu komintmen tenaga pendidik, dalam pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.
“Pembelajaran ini selain untuk pengembangan ilmu juga untuk pengembangan aqidah anak didik,” jelas katanya.
Dalam kesempatan tersebut, kepala Kementerian Agama Sidoarjo, juga mohon doa restu untuk pembangunan gedung pelayanan haji satu atap senilai Rp 3 miliyar, yang akan dilaksanakan peletakkan batu pertama pada hari ini.
Wakil Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Cak Nur, mengungkapkan bahwa lembaga pendidikan swasta ini sangat membantu pemerintah dalam pembangunan pendidikan. Dimana lembaga swasta ini banyak mempunyai nilai plus, terutama dalam hal aqidah/ keimanannya.
“Harapan kedepannya lembaga swasta ini mampu mencetak generasi pintar dengan keimanan yang kuat,” ujar Cak Nur.
Ia katakan, di dalam urusan pendidikan, pemerintah yang banyak dibantu oleh pihak swasta. Kalau ada saat ini acara pembelajaran kontekstual ditaruh di sini ini bukan sesuatu yang luar biasa, minimal biar pemerintah tidak punya hutang terlalu banyak terhadap lembaga pendidikan swasta. Jadi pembangunan saat ini bukan faktor monopoli dari pada pemerintah.
Menurutnya, sangat tidak benar, justru benang merahnya sudah berbeda, kita ingin memanfaatkan potensi yang ada di pihak swasta. Baik di dalam masalah pendidikan, masalah kesehatan atau masalah pembangunan. Bahkan masalah finansial, infrastruktur sudah banyak yang dibangun bersama-sama dengan swasta.
“Apalagi masalah pendidikan, negara ini banyak dibantu dengan swasta, sehingga bisa melaksanakan tupoksi dengan sebaik-baiknya,” jelas Wabup. [ach]

Tags: