Listrik Padam, 5 Perjalanan Kereta Api di Daops 8 Alami Keterlambatan

Kota Malang, Bhirawa
Padamnya listrik di Jakarta pada Minggu (4/8) kemarin berdampak pada keterlambatan perjalanan kereta api. Di wilayah Daerah Operasional (Daops) 8 Surabaya misalnya, terdapat lima perjalanan kereta api yang mengalami keterlambatan kedatangan.
Manager Humas Daops 8 Surabaya, Suprapto, menyampaikan permohonan maaf pada penumpang atas keterlambatan tersebut. “Atas keterlambatan dan kekurangnyamanan atas pelayanan kereta api pada hari ini, akibat adanya kejadian listrik padam di wilayah Jakarta kemarin, kami dari pihak PT KAI Daop 8 Surabaya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan berharap kepada para penumpang menjadi maklum,” ujarnya, Senin (5/8) kemarin.
Pihak PT KAI Daops 8, menurutnya akan tetap mengutaman keselamatan penumpang terkait adanya gangguan teknis ini. “Prioritas keselamatan merupakan komitmen layanan kami,” tambahnya.
Pihaknya lantas menyebut, Sejumlah perjalanan KA yang mengalami keterlambatan yakni, KA 48 Sembrani relasi Gambir – Surabaya Turi mengalami keterlambatan kedatangan 111 menit, sehingga sampai di tujuan di Stasiun Surabaya Pasar Turi jam 07.34 WIB. Lalu KA 4 Argo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Turi terlambat selama 160 menit, atau sampai di Stasiun Surabaya Pasar Turi pukul 09.10 WIB.
Untuk Plb 56A KA Bangunkarta relasi Gambir-Surabaya Gubeng mengalami keterlambatan 333 menit, tiba Stasiun Surabaya Gubeng pukul 09.03 WIB. KA 44B Bima relasi Gambir-Surabaya Gubeng terlambat 190 menit, dan tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 08.48 WIB. Sementara Plb 172A Matarmaja relasi Pasar Senen-Malang mengalami keterlambatan datang 50 menit di Stasiun Malang pada pukul 08.41 WIB
Manager Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan padambya listrik tidak hanya berdampak wilayah Jabodetabek tapi sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah sehingga berdampak pada perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Jateng dan Jatim.
Dari laporan pusat pengendali Daop 7 Madiun bahwa pada Minggu (4/8) pukul 22.30 WIB beberapa perjalanan KA yang masuk wilayah Daop 7 Madiun mengalami kelambatan khususnya KA yang keberangkatan dari Jakarta Gambir
“Di antarannya KA 56 (Bangunkarta) relasi Gambir-Surabaya Gubeng posisi Pekalongan lambat 318 menit. KA 44B (Bima) relasi Gambir-Surabaya Gubeng-Malang, posisi Karangsari lambat 230 menit. KA 42C (Gajayana) relasi Gambir-Malang, posisi Linggapura lambat 255 menit,” kata Ixfan Hendriwintoko Manager Humas Daop 7 Madiun
“Dari kejadian tersebut, bagi para pelanggan apabila membatalkan perjalanannya, akan dikembalikan 100 persen sesuai dengan harga tiket. Dan jika kelambatan terjadi lebih dari tiga jam maka akan diberikan service recovery,” jelasnya.
Disampaikan Ixfan, PT KAI Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan kereta api dan pihaknya selalu mengutamakan keselamatan pelanggan. [mut,van]

Tags: