Lima Investor Lirik Kelola Wisata Wendit Kabupaten Malang

Taman Wisata Air Wendit di Desa Mangliawan, Kec Pakis, Kab Malang yang telah dilirik lima investor untuk dikelola dan dikembangkan.

Kab Malang, Bhirawa
Taman Wisata Air Wendit (TWAW) yang berada di wilayah Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis yang kini dikelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Wisata Wendit, menjadi incaran investor swasta.
Direktur BLU Wisata Wendit Gunawan Purwadi, Senin (11/2), kepada wartawan memebanarkan, jika tempat wisata yang dikelolanya kini menjadi incaran beberapa investor.
Upaya menarik minta investor untuk ikut mengelola TWAW ini agar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang dari sektor wisata.
“Dan jika Wisata Wendit dikerjasamakan dengan pihak ketiga, dapat lebih menarik dan bersaing dengan objek wisata lainnya, yang ada di Malang Raya ini. Sebab pihak ketiga jelas lebih profesional, karena berorientasi pada profit,” jelasnya.
Menurut dia, sudah ada lima investor yang sudah bersedia untuk melakukan kerjasama dalam pengelolaan Taman Wisata Air Wendit. Karena sudah ada investor yang akan bekerjasama, maka pihaknya akan melakukan seleksi. Sedangkan langkah yang diambil ini, yang tak lain agar bisa menunjang pertumbuhan dunia pariwisata yang mengusung basis kemasyarakatan.
Gunawan menjelaskan, para investor itu nanti akan kita seleksi bersama tim pengkaji dengan melibatkan instansi teknis terkait. Seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Bagian Kerjasama, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sedangkan tim pengkaji tersebut, saat ini masih menyampaikan persyaratan yang diajukan investor tentang legal kepemilikan TWAW.
“Karena untuk area parkirnya ada lahan milik Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT KAI), dan jika sudah selesai ada kesepakatan dengan PT KAI, maka kami akan informasikan,” ujarnya.
Di sisi lain, dia juga menyampaikan, TWAW ini sudah menjadi salah satu destinasi favorit di Kabupaten Malang. Sebab, Wisata Wendit merupakan wisata legenda dan sudah cukup tua. Karena TWAW ini sebuah tempat wisata yang didalamnya terdapat puluhan sumber mata air, serta terdapat ratusan kera sebagai penghuni Wisata Wendit ini yang selalu menyapa para wisatawan.
Dikatakan Gunawan, sudah menjadi tradisi masyarakat Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang atau dikenal dengan masyarakat Tengger menjelang Uapaca Yadnya Kasada untuk melakukan ritual Grebek Tirto Aji.
“Ritual yang dilakukan masyarakat tersebut, yakni di Sumber Mata Air Mbah Gimbal dan Mbah Kabul, yang ada di dalam TWAW, dan itu dilakukan setiap tahun,” tandasnya. [cyn]

Tags: