Lakalantas Tuban Nomor Dua di Jatim

Kecelakaan Maut Pantura Rejoso,Tiga TewasTuban, Bhirawa
Terjadinya kecelakaan, berawal dari pelanggaran rambu-rambu lalu lintas yang dilakukan oleh pengguna jalan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh petugas kepolisian agar para pengguna jalan tidak melanggar, seperti penambahan tempat penjagaan atau Pos lalin, sosialisasi keliling hingga operasi kelengkapan syarat berkendaraan, dan lain-lain.
Akan tetepi, upaya yang dilakukan oleh Satlantas Polres dan Polsek se-Kabupaten Tuban masih belum bisa mengurangi dan tren-nya jumlah kecelakan terhitung mulai bulan januari hingga september tahun 2015 ini menduduki peringta ke-2 (dua) di jawa Timur setelah Kabupaten Nganjuk. “Saat ini di wilayah hukum Polres Tuban kecelakaan lalu lintas tertinggi di bawah Kabupaten Nganjuk. Jadi kita rangkin dua di Jawa Timur,” ungkap AKBP Guruh Arif Darmawan, Kapolres Tuban (28/9).
Dengan tingginya peristiwa kecelakaan baik dengan korban jiwa maupun korban luka-luka di jalanan yang ada di Kabupaten Tuban, diharapkan adanya upaya peran semua pihak untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan raya yang banyak mengakibatkan korban jiwa. “Yang terpenting adalah kesadaran berkendaraan serta mematuhi lalulintas, Insyaallah selamat,” terang Kapolres.
Mantan Kapolres Dunggala Sulsel mengungkapkan sudah ada 770 peristiwa kecelakaan yang terjadi baik di jalur Pantura Tuban maupun di jalan kabupaten. Akibat terjadinya peristiwa kecelakaan dengan jumlah tersebut sebanyak 144 orang tewas di jalan raya. “Untuk korban luka berat sebanyak empat puluh orang. Kalau untuk korban luka ringan ini jumlahnya sangat banyak, lebih dari seribu orang,” lanjut Kapolres Tuban. [hud]

Rate this article!
Tags: