KWC Berharap Wisatawan Indonesia Tahu Keberadaan Mal Terbaik

Eksekutif Pemasaran dan Komunikasi Kenanga Wholesale City (KWC) Fashion Wholesale, Nur Shahirah Shamsuddin, saat melihat – lihat busana muslimah di salah satu outlet.

Kuala Lumpur, Bhirawa
Kuala Lumpur, Malaysia merupakan salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi warga Indonesia dan warga negara tetangga lainnya, seperti Brunei, Thailand atau India. Baik untuk bekerja maupun berwisata. Sebab di Kuala Lumpur yang dulunya menjadi di pusat pemerintahan ini banyak dijumpai obyek wisata menarik dan pusat perbelanjaan dengan desain busana terbaru.
Sehingga Warga Negara Indonesia yang berkunjung di Kuala Lumpur harus mengetahui tempat perbelanjaan yang murah namun sangat berkualitas. Salah satunya Kenanga Wholesale City (KWC) Fashion Wholesale, yakni tempat belanja menggunakan sistem grosir, sehingga harganya lebih murah kalau belanja banyak sekaligus, meski juga melayani satuan.
Menurut Asisten Manajer Advertising dan Promotion KWC Fashion, Wendy Lam, KWC Fashion Wholesela merupakan mall yang menjual berbagai jenis pakaian dengan konsep grosir. Tak hanya murah, pakaian yang dijual di mall yang terletak di Jl Gelugor 55200, Kuala Lumpur ini juga berkualitas bagus. Dan untuk menuju KWC sangat mudah, karena berada di lokasi yang strategi yakni di Segitiga Emas Kota Kuala Lumpur. Untuk menuju KWC dari Stasiun Hang Tuah atau LRT Pudu hanya butuh waktu sekitar 5 menit saja.
”KWC ini merupakan tempat penjualan berbagai produk fashion terbaru, terbaik dan termurah. Di Malaysia anda tak akan menemukan produk berkualitas dengan harga lebih murah minimal 20%, selain di KWC ini. Dan untuk menuju KWC ini sangat mudah karena banyak akses angkutan yang tersedia,” ujar Wendy saat ditemui Jumat (18/10), akhir pekan lalu.
Wendy menjelaskan, pusat grosir ini mulai banyak dikunjungi peminat mode dan pedagang untuk mencari mode khusus busana muslimah terbaru dengan harga murah. Pusat fashion muslimah terbesar di Malaysia ini ditempati lebih dari 800 kedai yang tersebar di 9 lantai. Selain busana muslimah, juga ada pakaian tradisional hingga modern, pakaian lelaki, batik, anak-anak, tas, sepatu, aksesoris dan beragam keperluan umrah dan haji.
Di pusat perbelanjaan yang bersih dan nyaman ini juga terdapat stand ATM, layanan cuci mobil, ruang shalat, salon rambut, restoran, layanan pelanggan, penukaran uang, layanan taksi, kursi roda, kamar kecil, dan berbagai kebutuhan lainnya.
Selain itu, di KWC ini juga memiliki fasilitas bernama StarXpo Center yakni hall berukuran 32,065 meter persegi yang mampu menampung hingga 7 ribu orang, dan bisa digunakan untuk konser, fashion show atau pesta pernikahan. Serta menawarkan paket pernikahan dengan pakaian pengantin, pelaminan, dekorasi, hingga catering.
Mall yang dibuka sejak 20 Oktober 2011 ini, kini rata – rata dikunjungi 8 ribu pengunjung per hari, baik dari dalam maupun luar Malaysia. Angka pengunjung dipastikan bertambah kisaran 10 ribu orang di akhir pekan, dan melonjak sampai 30 ribu pengunjung per hari bila menjelang hari besar, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menurut Wendy, meski di Malaysia banyak orang Indonesia berwisata, namun yang mampir ke KWC masih belum signifikan. Disebutkan, dari 1,5 juta turis asal Indonesia yang datang di Malaysia hanya dikisaran 5% saja yang mampir dan belanja di KWC.
”Mungkin wisatawan asal Indonesia banyak yang belum tahu tempat penjualan busana terbaik, terbaru desainnya dan termurah harganya di Kuala Lumpur ini,” ucap Wendy yang didampingi Eksekutif Pemasaran Komunikasi KWC Fashion Wholesale, Nur Shahirah Shamsuddin.
Sedangkan Shahirah – panggilan akrab Nur Shahirah Shamsuddin menambahkan, keberadaan Warga Negara Indonesia yang bekerja di KWC memang cukup menyenangkan bagi pemilik outlet dan pihak Menejemen KWC, karena lebih ramah, setia dan bisa dipercaya. Sehingga tidak heran jika TKI seperti Lisa bisa dipercaya oleh Pemilik Outlet Melody dan telah bekerja hingga 12 tahun.
Shahirah berharap, jumlah warga Indonesia yang berkunjung ke KWC ini akan terus bertambah. Menurut Shahirah, sangat disayangkan kalau Negara Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim namun tidak tahu tempat penjuan busana muslim muslimah dengan desain terbaru, berkualitas, dengan harga terbaik seperti yang dijual di KWC ini.
Hal senada juga disampaikan Lisa, TKI asal Pematang Siantar yang menjadi penanggung jawab Outlet Melody ketika bertemu Bhirawa. Menurut Lisa, di outletnya yang menyediakan busana muslim, baju kurung dan batik ini banyak didatangi warga asli Malaysia, Singapura, India, Arab, Burma, dan hanya beberapa orang wisatawan asal Indonesia.
Padahal Lisa mengaku senang bila kedatangan pembeli dari Indonesia, karena serasa bertemu saudara sendiri, dan dipastikan akan diberi harga lebih murah lagi. ”Tolong informasikan kepada saudara – saudara kita yang ada di Indonesia, kalau di KWC ini busana muslim – muslimah disini bagus-bagus, desainya terbaru dan harganya murah,” ujarnya, ketika ditemui di outletnya, Jumat (18/10) pekan lalu.[fen]

Tags: