Kunjungi Surabaya, Delegasi Asosiasi Pemkot di Prancis dan UCLG Siap Bantu Palu

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat mengajak keliling delegasi CUF dan Sekjen UCLG ke Command Center 112 Surabaya.

Surabaya, Bhirawa
Delegasi Cities Unies France (CUF) atau Delegasi Asosiasi Pemerintah Kota di Prancis dan Sekjen United Cities and Local Government (UCLG) Asia Pasifik (Aspac) mengunjungi Kota Surabaya, Senin (17/6). CUF dan UCLG ASPAC serta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersinergi untuk membantu korban gempa dan tsunami Palu.
Sebelum membantu Palu, rombongan dari Prancis dan UCLG ini mengunjungi beberapa tempat di Surabaya. Kunjungan itu dimulai dengan mengunjungi Taman Harmoni Keputih yang merupakan taman bekas tempat pembungan akhir (TPA) sampah. Setelah itu, rombongan ini diajak untuk melihat Command Center 112 (CC 112) di Gedung Siola.
Menurut Wali Kota Risma, dulu penanganan kondisi darurat di Surabaya memang tidak efisien, karena apabila ada pohon tumbang atau kecelakaan, maka Linmas atau Satpol harus panggil Dinkes atau PMI. Kalau butuh alat lain, maka harus panggil Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, sehingga waktunya kurang efektif dan efisien. “Nah, setelah adanya Command Center 112 ini, maka sistemnya bisa efektif dan efisien, karena tinggal bilang, eh aku butuh ini, sehingga langsung cepat ditangani dan langsung datang semuanya,” tegasnya.
Setelah puas melihat program yang luar biasa dari Surabaya, kemudian rombongan dari CUF dan UCLG ASPAC ini beranjak ke Koridor dan lagi-lagi rombongan ini dibuat takjub. Karena di tempat ini anak muda Surabaya berkumpul, belajar dan menciptakan startup. Bahkan, rombongan ini juga sempat berkomunikasi dengan salah satu startup yang berkantor di Koridor . Selanjutnya, mereka diajak makan bersama di Taman Gantung sembari menikmati alunan musik yang dibawakan oleh para pelajar Surabaya.
Selanjutnya, rombongan ini bertemu dengan Wali Kota Risma di ruang kerjanya. Mereka kembali dibuat takjub setelah melihat ruang kerja Wali Kota Risma yang di sisi timurnya dipenuhi layar kaca monitor CCTV. Selain itu, dinding-dinding yang lain juga dipenuhi berbagai penghargaan, baik level nasional maupun internasional.
Seusai pertemuan itu, Wali Kota Risma menjelaskan bahwa delegasi rombongan Delegasi Asosiasi Pemerintah Kota di Prancis dan UCLG ASPAC serta Pemkot Surabaya bersinergi untuk membantu korban gempa dan tsunami Palu. Kebetulan, Pemkot Surabaya memang sudah menggelontorkan berbagai bantuan untuk korban gempa dan tsunami Palu. “Jadi, saya akan ke Palu meresmikan Sentra UKM dan Pasar. Untuk pasar memang belum selesai, tinggal 20 persen,” kata Wali Kota Risma.
Perempuan pertama di Kota Surabaya ini juga memastikan bahwa Pemkot Surabaya juga akan membantu membangunkan 11 unit rumah tipe 36. Namun, sampai sekarang belum ada kejelasan lokasi yang akan dibangunkan itu. “Pemerintah di sana (Palu) belum menentukan lokasinya, jadi belum kita bangun,” tegasnya.
Sedangkan delegasi yang dari Prancis, Presiden UCLG ASPAC ini juga menjelaskan bahwa mereka akan membantu korban gempa dan tsunami Palu. Namun sebelum itu, mereka akan bertemu dulu dengan masyarakat di sana supaya bantuannya tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat, jika hal ini berhasil, maka berarti bisa minta bantuan juga ke daerah lainnya. “Kalau yang delegasi ini, saya ketika bertemu di Madrid ngomong kepada mereka dan ternyata siap membantu Palu. Tapi detailnya seperti apa, kita akan bicarakan dulu dengan Wali Kota Palu,” ujarnya. [ iib]

Tags: