KPU Kabupaten Tuban Nyatakan Jumlah Pemilih Berkurang

Ketua KPU Kabupaten Tuban, Kasmuri saat menyerahkan berkas DPTb untuk Pemilu 2019, dari DPTHP tahap dua pada anggota Bawaslu di Aula KPU setempat.

Tuban, Bhirawa
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban menetapkan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) untuk Pemilu 2019. Dari data Daftar Pemilih Tetap Hasil Pemutakhiran (DPTHP) tahap dua yakni, 939.765 pemilih, menjadi 939.670 pemilih atau berkurang sebanyak 95 pemilih, Senin (18/2).
Data tersebut dari pemilih tambahan sebanyak 442 dan yang keluar nyoblos di luar Tempat Pemungutan Suara (TPS) asal ada sekira 537 pemilih.
Hal itu disampikan oleh Ketua KPU Kabupaten Tuban, Kasmuri pada awak media, bahwa data masih bisa berubah, karena KPU menerima pengajuan pindah pilih sampai dengan 30 hari sebelum hari Pencoblosan 17 April 2019 nanti.
“Ini masih ada penyempurnaan yang dilakukan oleh penyelenggara, hingga masa akhir penerimaan DPTb,” kata Kasmuri, Ketua KPU Kabupaten Tuban.
Sebelum ditetapkan, terlebib dahulu, tiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Tuban membacakan hasil plenonya di Kecamatan masing-masing sehari sebelum Pleno di Kabupaten.
Namun, ada yang menarik, dari 20 Kecematan di Tuban, ada dua kecamatan yang mebacakan hasil plenonya di Kecamatan dua kali, karena ada ledakan dalam membacanya yakni, Kecamatan Soko dan Semanding.
Menanggapi hal tersebut, Komisioner Bawaslu Kabupaten, M. Arifin mengatakan pihaknya tak bosan selalu mengingatkan kepada KPU beserta jajaran, agar mengedepankan prosedur dan mekanisme pemutakhiran data pemilih.
Selain itu, jajaran di bawahnya dalam hal ini, Panwaslu Kecamatan agar mengawal dengan serius kaitanya dengan data pemilih tambahan.
“KPU dan jajaran harus teliti dan taat prosedur dalam pemutakhiran data pemilih,” tambahnya.
Untuk diketahui, ada sekitar 223 desa dan 509 TPS yang terdampak dalam pindahan dan keluar milih, dari total desa yang berada di Tuban sebanyak 328 desa yanv tersebar di 3917 TPS. (Hud)

Tags: