KPU Kabupaten Jombang Mulai Rakit Kotak Suara Pemilu 2019

Suasana perakitan kotak suara Pemilu 2019 di Tennis Indoor, di Jalan Kusuma Bangsa, Jombang, Selasa (12/09). [Arif Yulianto/ Bhirawa]

Jombang, Bhirawa
Komisi pemilihan Umum(KPU) Jombang mulai melakukan perakitan 21.475 kotak suara untuk kebutuhan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 di Kabupaten Jombang .
Perakitan dilakukan KPU Kabupaten Jombang di tiga lokasi berbeda yakni, di Tennis Indoor, Jalan Kusuma Bangsa, di Gudang KPU Jombang di Jalan KH Romly Tamim, dan di Gelanggang Olahraga (GOR) Merdeka Jombang, Jalan Raya Gus Dur, Jombang.
Ditemui sejumlah wartawan saat melakukan pemantauan di lokasi perakitan di Tennis Indoor, Jombang, Ketua KPU Kabupaten Jombang, Muhaimin Shofi mengatakan, pihaknya optimis kondisi Ruang Tennis Indoor cukup ideal untuk perakitan dan penyimpanan kotak suara sebelum kotak suara tersebut digunakan pada proses pencoblosan.
Muhaimin juga meyakini bahwa penyimpanan kotak surat suara yang selesai dirakit baik di Tennis Indoor maupun tempat lain, tetap aman pada musim hujan ini.
“Insya Allah kalau ada bocor sudah kita siapkan tempat. Pemberian plastik juga menunggu surat suara masuk. Kita jaga benar, istilahnya jangan sampai kena air atau kutu,” ujarnya saat diwawancarai.
Ditambahkannya lagi, untuk sementara ini masih belum ada kotak suara cadangan. Oleh karenanya, pihaknya sangat berhati-hati agar pada saat Pemilu pada tanggal 17 April 2019 nanti, kotak-kotak suara tersebut sudah siap dan tidak ada yang mengalami kerusakan.
Selain Ketua KPU Kabupaten Jombang yang turut memantau jalannya perakitan, tampak Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jombang, David Budiyanto juga melakukan pengawasan di lokasi yang sama. Bawaslu Jombang melakukan pengawasan guna memastikan dua hal yakni ketersediaan dan keamanan logistik.
“Dua hal tersebut harus dipastikan. Karena dua hal itu dapat mengakibatkan terganggunya pelaksanaan Pemilu nanti,” kata David Budiyanto.
Untuk ketersediaan logistik, David Budiyanto mengatakan, pihaknya melakukan penghitungan untuk kebutuhan dan jumlahnya sesuai kebutuhan yakni 21.475 kotak. Ditanya lebih lanjut tentang kondisi kotak suara yang tidak menggunakan piranti gembok, David membenarkan hal tersebut memang standar yang ada di KPU.
“Jadi memang ke depan itu tidak pakai gembok tapi pakai kabel ties yang tetap disegel. Dan keterangannya KPU memang kabel ties itu hanya digunakan bisa sekali. Jadi ketahuan kalau ada kotak yang dibuka,” pungkasnya.(rif)

Tags: