Korem 082/CPYJ dan Polresta Mojokerto Gelar Pam Simulasi Pemilu

Mojokerto. Bhirawa.
Kasak kusuk puluhan massa yang tidak puas terhadap hasil pemilu dan hendak menduduki KPUD Kota mojokerto, sabtu 9/2 kemarin menjadi kenyataan.
Mereka secara bergerombol bergerak beramai ramai menuju kantor KPUD.dengan membawa berbagai tongkat maupun kayu untuk merangsek menuju dalam kantor.
Namun suwasana ini sudah terdeteksi sebelumnya oleh aparat Babinsa dan Babinkamtibmas sehingga di tengah perjalanan mereka dihadang oleh kedua aparat keamanan ini. Dengan santun rombongan diingatkan kepada pengunjuk rasa agar jangan anarkis jika menyampaikan aspirasinya.
. Akan tetapi dengan bertambahnya massa yang baru datang dari arah barat jalan surodinawan. Mereka tidak menghiraukan himbauan bahkan merangsek masuk kantor KPUD, mereka malah melempari aparat TNI dari Kodim jajaran Korem 082/CPYJ dan Polresta Mojokerto dengan botol air mineral. Menyerang dengan kayu dan menendang aparat, disamping membakar ban.
Mengingat situasi semakin memanas dan tidak terkendalikan, setelah unsur pimpinan Polri berembuk dan minta bantuan penguatan kepada aparat TNI dalam hal ini Kodim jajaran Korem 082/CPYJ. Mojokerto. Maka bersatulah kedua aparat keamanan ini untuk memukul mundur pengunjuk rasa, menangkap pelaku anarkis hingga suasana kembali kondusif.
Itulah Simulasi penanganan terhadap pengunjuk rasa yang tidak puas terhadap hasil berlangsungnya pesta demokrasi di Mojokerto.yang digelàr dilapangan Surodinawan sabtu 9/2 kemarin oleh Korem 082/CPYJ. Mojokerto, sebelum latihan pengaman pemilu legislatif dan Presiden Tahun 2019 ditutup melalui upacara dengan Inspektur upacara Komandan Korem 082/CPYJ,Kolonel Ruly Chandrayadi,S.H. (min).tampak dalam foto para pengunjuk rasa merangsek masuk ke kantor KPUD dengan melawan dan menendang barisan petugas gabungan dalam simulàsi yang digelar sabtu kemarin. [min]

Tags: