Kini di Kota Blitar Bayar Pajak Lebih Mudah, Cepat dan Transparan

Tampak Plt. Wali Kota Blitar, Drs. H Santoso, MPd (tengah) saat launching aplikasi pemungutan pajak daerah secara elektronik alias Pada Move On. [Hartono/Bhirawa]

(Plt Wali Kota Blitar Launching Aplikasi Pemungutan Pajak Daerah Secara Elektronik)

Kota Blitar, Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terus menggelontor Inovasi kebijakan, salah satunya kaitannya dengan layanan pajak dengan meluncurkan program layanan pajak melalui sistem dan transaksi elektronik yakni pemungutan pajak daerah secara elektronik alias Pada Move On, dimana aplikasi anyar itu resmi dilaunching di salah tempat makan di Kota Blitar, Juma’at (4/10) kemarin.
Bahkan tampak hadir dalam launching itu para pengurus Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Perwakilan Wajib Pajak Hotel, restoran dan hiburan di Kota Blitar. Tak ketinggalan pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Blitar.
Plt Wali Kota Blitar, Drs. H Santoso, MPd mengatakan Pemkot Blitar terus berusaha memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, khususnya kepada wajib pajak, dimana inovasi yang telah dilaunching ini merupakan perwujudan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang pencegahan dan pemberantasan korupsi, sekaligus dalam rangka transparansi.
“Maka dari itu, Pemkot Blitar berkewajiban untuk menjalankan pengelolaan dan transaksi layanan keuangan secara non tunai melalui sistem elektronik,” kata Drs. H Santoso, MPd.
Lanjut Santoso, dalam hal layanan pajak ini menurutnya sangat pas dibarengi juga dengan sistem elektronik, dimana dengan begitu untuk pelayanan akan lebih cepat dan tidak ada celah antara wajib pajak dengan petugas pajak.
“Ada beberapa jenis pajak yang harus dibayar masyarakat, antaranya Pajak Bumi Bangunan, BPHTB, pajak hotel, restoran, parkir, air tanah, reklame. Ada pula pajak penerangan jalan, pajak hiburan, dimana dengan membayar pajak tepat waktu wujud peran aktif dalam membangun daerah,” jelasnya.
Sementara perlu diketahui aplikasi Pada Move On ini diharapkan akan memudahkan masyarakat dalam hal membayar pajak. Bahkan aplikasi ini adalah sistem yang dapat diakses oleh wajib pajak di manapun berada. Seperti menerbitkan kode billing pembayaran atau penyetoran penerimaan daerah secara elektronik tanpa perlu membuat SPTD, SSPD maupun surat tanda setoran atau STS, sehingga dengan kode billing transaksi bayar bisa di channel Bank Jatim, BRI, BNI dan Kantor Pos.
Bahkan melalui aplikasi Pada Move On ini juga cocok untuk wajib pajak yang tak punya waktu untuk ke kantor BPKAD. Artinya masyarakat yang masih ada kesibukan atau jam kerja tak perlu antre dan ribet. Apalagi saat ini pola masyarakat menghendaki yang serba cepat dan mudah. Aplikasi Pada Move On juga dilengkapi dengan alat perekam secara online dan diawasi dan didampingi KPK. Sehingga semua transaksi terekam melalui alat yang tersistem serta pengawasan akan lebih jelas.
“Dengan begitu, upaya menciptakan iklim usaha dan kondusif dan sinergi pelaku usaha hotel dan restoran dan hiburan bisa diwujudkan,” harap Santoso. [adv.htn]

Tags: