Kesabaran Pak Guru Nur Kalim Perlu Dicontoh yang Lain

Nur Kalim, guru SMP PGRI Wringinanom yang videonya viral karena kesabarannya. [kerin ikanto/bhirawa]

Gresik, Bhirawa
KESABARAN Nur Kalim, guru SMP PGRI Wringinanom, Kec Wringinanom, Kab Gresik, yang videonya viral patut ditiru para guru lainnya. Meski masih berstatus sebagai guru honorer, kesabarannya sebagai pendidik sudah teruji bagaimana cara menghadapi Arigo Aris, siswanya yang arogan ketika dilarang merokok dalam kelas.
Meski lehernya sempat dicekik Arigo Aris, namun Nur Kalim yang mengajar mata pelajaran IPS di SMP PGRI sejak 2013 lalu sedikit pun tak menunjukkan perlawanan. Sehingga banyak publik yang merasa geram terhadap Arigo Aris setelah melihat videonya yang viral di Medsos.
Dikalangan para guru, Nur Kalim memang dikenal sebagai sosok yang santun dan penyabar. Dengan gaji Rp450 ribu yang diterima setiap bulan, membuatnya itu sudah lebih dari cukup. ”Sering kali ia juga menjadi imam salat di mushala setiap Hari Senin dan Rabu,” tutur Sukarsih, rekan guru lainnya.
Tak hanya di kalangan pengajar, para siswa dan siswi juga mengakui jika Nur Kalim adalah guru yang sabar dan suka sedekah. ”Orangnya sabar enak orangnya. Kadang kalau ada rezeki, kita anak-anak OSIS dikasih uang Rp5 ribu. Tapi itu kalau ada rezeki bapaknya,” kata Rico Dwi Affandi (14), siswa kelas II SMP PGRI Wriginanom, Gresik.
Sementara, Kepala Sekolah SMP PGRI Wringinanom, Rusdi berjanji akan menjadikan kasus ini sebagai pelajaran. Ia juga menyatakan telah memberikan sanksi kepada Arigo Aris berupa pembinaan. Sedangkan soal Tatib, Rusdi menyatakan sudah ada. Namun, untuk MoU ia mengakui belum ada. Ia hanya menjelaskan, pasca kejadian ini, siswa tak diperbolehkan membwa HP ke sekolah.
Rusdi meminta kepada para guru di SMP PGRI Wringinanom lebih bersabar menghadapi anak-anak didiknya, seperti yang dilakukan Nur Kalim. Meski dibully oleh siswanya sendiri tak melakukan perlawanan. ”Kami minta guru mengalah dalam segala hal,” terangnya.
Diharapkan Rusdi tindakan Nur Kalim bisa dicontoh oleh guru lain. Meski kesabaran ada batasnya, Nur Kalim tetap memilih untuk bersabar. Selain itu, Rusdi juga berjanji akan memperhatikan masukan dari Komisi IV DPRD Gresik yang telah melakukan klarifikasi. ”Semua masukan komisi kami perhatikan,” pungkasnya. [eri]

Tags: