Kepala Daerah Diharapkan Tidak Partisan

Semua kepada kepala daerah sebagai pemimpin masyarakat untuk lebih mengutamakan sikap yang adil dan proporsional serta tidak bersikap partisan. Kepala daerah memang ada yang berasal dari partai dan dimungkinkan mereka juga diberi beban masing-masing partai. Akan tetapi mereka harus tetap bersikap adil dan proporsional.
Setiap kepala daerah harus mengetahui apa yang seharusnya dilakukan menghadapi pesta demokrasi pada tahun ini.
Untuk itulah, masyarakat, termasuk dirinya juga mengimbau kepada setiap kepala daerah, boleh ada kecenderungan memilih, namun karena pemimpina daerah itu pemimpin seluruh masyarakat tentunya harus tetap objektif dan proporsional.
Saya juga berharap tidak saling menghujat maupun merendahkan karena bangsa ini sudah beberapa kali menggelar Pemilu, baik Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden.
Artinya, sudah seharusnya masyarakat semakin matang, termasuk para elite politik dan tim suksesnya.
Saya mengajak masyarakat dan organisasi masyarakat sebagai kekuatan penyeimbang dan kekuatan mediator, kekuatan peredam, sekaligus menciptakan suasana yang lebih rileks dan saling mengapresiasi. Tensi politik yang semakin tinggi, disebabkan karena adanya dugaan dramatisasi politik.
Seharusnya, ketika ada persoalan diungkap dengan argumentasi yang kuat dan terbuka untuk dialog, seperti halnya debat termasuk dialog.
Saya mempersilakan berargumentasi dengan tidak harus saling menjatuhkan karena tensi tinggi bisa jadi karena ada pihak-pihak yang membuat dramatisasi keadaan di luar proporsi yang semestinya. Jika hal itu terjadi, politik bangsa ini menjadi moderat. Kesimpulannya bahwa politik Indonesia dan kontestasi politik Indonesia pada titik dan jalan moderat, dan Insya Allah Muhammadiyah akan beridiri dalam garis itu.

Haedar Nashir
Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah

Tags: