Kenalkan Pesta Demokrasi Melalui Pemilihan OSIS

Suasana pemilihan Osis di SMAN 16 Surabaya yang didesain serupa pesta demokrasi di Indonesia.

Tarik Minat Siswa, Panitia Kenakan Pakaian Adat
Surabaya, Bhirawa
Puluhan siswa SMAN 16 Surabaya kenakan pakaian ada dari berbagai daerah di Indonesia. Bukan untuk memperingati hari-hari penting ke Indonesiaan, melainkan untuk memeriahkan pesta demokrasi pemilihan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Rabu (28/8).
Sebanyak 1061 siswa SMAN 16 Surabaya berpartisipasi dalam pemilihan OSIS 2019. Pemilihan ini berlangsung mulai jam 8 pagi hingga jam 1 siang. Tidak ada yang golput. Justru para siswa menyadari dan antusias dalam memilih pemimpin yang bisa memajukan sekolahnya.
Kepala SMAN 16 Surabaya, Roosdiantini menuturkan pesta demokrasi dalam pemilihan OSIS digelar setiap tahunnya. Hanya saja, tema yang diangkat berbeda. Tahun ini pihaknya mengusung tema nusantara dan Mewayu Hayuning Bawana. Yang artinya menambah keindahan dunia yang memang sedemikian indahnya. Tema ini diusung tidak lain untuk mengenalkan kekayaan bangsa dengan bermacam suku dan budaya.
“Apalagi akhir-akhir ini kita juga ada perbedaan Ras. Dari ini kita ingin membangun dan membangkitkan persatuan Bhineka kembali,” ujar dia.
Di samping itu, proses pemikihan Osis yang didesain sama persis dengan kondisi pemilu juga sebagai salah satu pengaplikasian pembelajaran PPKN. Tujuannya, agar siswa bisa memahami bagaimana proses Jurdil (Jujur Adil) dan Luber (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasi) dalam demokrasi. Melalui pemilihan tersebut pihaknya juga mengajarkan siswa untuk tidak golput akan pilihan nya.
“Jadi di desainnya memang benar-benar seperti pemilu. Ada proses seleksi administrasi, dan seleksi wawancara. Dari belasan kandidat yang mendaftar terpilihlah tiga pasang kandidat yang kemudian melakukan orasi dan debat antar kandidat,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua Panitian Pemilihan Osis (PPO) SMAN 16 Surabya, Nabilla Putri Yuliantias dengan adanya tema nusantara ini pihaknya berharap, teman-temannya semakin bisa mencintai negaranya. Terlebih juga bertepatan dengan momen kemerdekaan. Sehingga, jiwa muda pelajar juga terbawa sifat nasionalis dan demokrasi.
“Jadi tiap tahun ini dilakukan per tema. Ini tahun ke tujuh dan dilakukan untuk menarik siswa SMAN 16 untuk menyuarakan hak pilihnya lewat pemilihan osis,” kata dia. [ina]

Tags: