Kemendik Afganistan Belajar Pendidikan ke Batu

Rombongan Kementrian Pendidikan Afganistan saat diterima Walikota Batu, Dewanti Rumpoko di Balaikota Batu, Kamis (21/3).

Kota Batu, Bhirawa
Kementerian Pendidikan Afganistan ingin mempelajari sistem pendidikan di Indonesia guna memperbaiki sistem pendidikan di negaranya. Untuk itu, 16 orang dari rombongan Kemendik Afganistan bersama USAID mengunjungi 3 sekolah di Kota Batu. Mereka mengapresiasi kesetaraan gender dalam sistem pendidikan di Kota Batu pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya.
“Di Afganistan, dulu tidak ada perempuan yang bersekolah. Tapi sekarang sudah 10 juta anak-anak yang bersekolah, dan 40 persennya adalah perempuan,”ujar Penasehat Senior di Kementerian Pendidikan Afghanistan, Attaullah Wahidyar dalam Bahasa Inggris saat diterima Walikota Batu, Dewanti Rumpoko di Balaikota Batu, Kamis (21/3).
Dalam kunjungannya ke kota Batu, rombongan dari Afganistan ini melihat langsung penyelenggaraan pendidikan di 3 sekolah. Yaitu, di SD Sumbergondo 2, SD Punten 1, dan MI Assalam. “Mereka sangat terkesan dengan model pendidikan di Kota Batu. Dan pada September nanti kami akan datang lagi ke Batu dengan waktu lebih lama guna melihat lebih dekat pendidikan di Batu,”tambah Perwakilan Usaid, Stuward.
Adapun kunjungan rombongan Kemendik Afganistan ini menjadi hal yang surepress atau mengejutkan bagi para pelajar MI Assalam. Rombongan datang saat Erfina dan teman-teman di kelas 2 MI Assalam nampak serius membaca buku pelajaran.
Namun kehadiran perwakilan Kementerian Pendidikan Afganistan itu tidak memecah konsentrasi mereka saat belajar. Bahkan perwakilan dari kementerian tersebut ikut belajar bersama siswa mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.
Erfina mengatakan ini baru pertama kalinya ia belajar didampingi orang asing. “Rasanya senang tetapi awalnya takut karena takut nggak bisa bicara pakai bahasa Inggris. Tapi senang bisa belajar bersama,” kata Erfina.
Kedatangan perwakilan Kementerian Afganistan ini untuk melihat bagaimana proses pembelajaran yang ada di Kota Batu. Mereka memperhatikan mulai dari proses pembelajaran sampai suasana kelas. Sesekali mereka berinteraksi dengan siswa untuk ikut belajar bersama siswa MI Assalam.
Sementara, Walikota Batu Dewanti Rumpoko menyampaikan kepada rombongan bahwa Pemkot Batu telah menyiapkan beasiswa bagi para pelajar Kota Batu yang berprestasi. Beasiswa ini tak hanya untuk meneruskan jke jenjang sarjana atau S1, tetapi juga ke jenjang master atau S2.
“Bahkan kita (Pemkot Batu) juga menyiapkan beasiswa untuk belajar ke luar negeri. Di antaranya, ke Negara Rusia, Perancis, China, Rumania, Arab Saudi, dan beberapa Negara lainnya,”ujar Dewanti. [nas]

Tags: