Kemenag Lepas Puluhan Siswa MTs Diajang Porseni Jatim

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo, Misbakhul Munir saat memberikan arahan saat pelepasan atlet porseni tingkat Provinsi Jatim, di halaman MTSN 1 Situbondo. [sawawi]

Situbondo, Bhirawa
Sedikitnya 74 atlet dan official siswa MTs se-Kabupaten Situbondo, dilepas Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Situbondo. Para siswa dan pembina seni dan olah raga ini siap mengikuti ajang Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) tahun 2019, yang bakal dihelat di Madiun dan Kediri.
Kontingen Porseni MTs Negeri dan swasta se-Situbondo akan mengikuti sejumlah cabang olah raga dan seni yang dilombakan. Diantaranya, silat, catur, tilawatil Quran.
Menurut Ketua Porseni MTs Situbondo, Aryono, peserta lomba olah raga diikuti 27 atlet putra dan 16 atlet putri. Sedangkan khusus lomba seni diikuti tujuh peserta putra dan enam peserta puteri. Adapun official, sebut Aryono, diikuti sembilan orang putera dan dua puteri khusus cabang olah raga. Sisanya, diikuti lima official putera dan dua puteri katagori bidang seni.
“Saya optimis atlet Situbondo bisa membawa pulang medali. Ini karena mengacu pada event Porseni sebelumnya Situbondo selalu berhasil meraih medali. Khususnya tilawatil Quran,” terang Aryono.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo, Misbakhul Munir menambahkan, ia sangat bersyukur bisa melepas puluhan atlet siswa jenjang MTs Situbondo yang akan berlaga dalam Porseni Provinsi tingkat Provinsi Jatim. Event ini untuk menunjukkan atraksi seni yang harus disertai dihadapan atlet olahraga dan seni se-Jatim.
“Saya minta semua siswa untuk selalu semangat karena itu merupakan bagian dari duta atlet Kabupaten Situbondo khususnya jenjang MTs. Anak anak semua ini adalah yang terbaik dimasing masing MTs,” papar Munir.
Keikutsertaan di event ini, sambung Munir, akan menjadi catatan sejarah tersendiri bagi kontingn atlet MTs serta akan menjadi kebanggaan sekolah, orang tua dan madrasah serta Kepala Madrasah. Semua itu, aku Munir, akan dicatat siswa sampai kelak menjadi pemimpin dan setidaknya nanti bisa ditulis dalam lembaran karena pernah mengikuti lomba Porseni di tingkat Jatim khusus jenjang MTs.
“Apalagi nanti berhasil meraih juara maka akan dicatat sebagai prestasi yang luar biasa. Untuk itu saya minta jangan takut melihat lawan, karena kita yakin akan mampu menjadi yang terbaik. Tetap bersemangat dengan iringan doa,” tutur Munir. [awi]

Tags: