Kejari Kepanjen Kabupaten Malang Eksekusi Mantan Camat Turen

Mantan Camat Turen Suyitno (tengah) saat ditangkap petugas Kejari Kepanjen, Kab Malang di rumahnya, di Jalan Terusan Cikampek, Kec Lowokwaru, Kota Malang

Kabupaten Malang, Bhirawa
Mantan Camat Turen, Kabupaten Malang Suyitno Effendi (61), telah dilakukan eksekusi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen, Kabupaten Malang. Sedangkan Camat tersebut buron Kejaksaan setempat setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Penangkapan Suyitno di rumah pribadinya, di Jalan Terusan Cikampek, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Kamis (28/2) siang.
Sedangkan mantan Camat Turen tersebut didakwa atas kasus tindak pidana korupsi berupa pembangunan 10 unit Pos Pengamanan Lingkungan (Poskamling) dengan nilai anggaran sebesar Rp 50 juta, pada tahun 2003-2004. “Dan dalam dakwaanya, yang bersangkutan saat itu masih menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Seketaris Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, serta juga merangkap jabatan sebagai sebaga Pengendali Pelaksana Kegiatan (PPK) tahun 2003,”
ungkap Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Kepanjen, Kabupaten Malang Heri Pranoto, Kamis (28/2), kepada wartawan
Ia mengatakan, kasus tersebut sesuai putusan tahun 2009, Suyitno divonis satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta dengan subsider satu bulan kurungan penjara. Dan terdakwa kemudian banding pada bulan September 2009, yang kemudian keluar putusan dari banding yang dilakukan terdakwa pada tanggal 21 April 2014. Dan hasilnya menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Kabupaten Malang.
Namun. Lanjut Heri, tidak puas dengan putusan tersebut, maka terdakwa mengajukan kasasi. Sedangkan dari hasil dari kasasi pada tanggal 16 Nopember 2015 dengan Nomor Surat 243 K/Pidsus/2015, kasasi yang diajukan Suyitno ditolak. “Kemudian kami menerima salinan kasasinya pada 10 Januari 2018 dan kita eksekusi. “Tapi selama proses eksekusi, Suyitno selalu tidak ada ditempat, dengan alasanya sakit dan berobat ke luar kota,” terangnya.
Sedangkan selama dalam proses eksekusi yang akan dilakukan Kejaksaan, lanjut dia, hal itu juga bersamaan keluarnya surat Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Suyitno. Dan eksekusi yang kita lakukan ini juga menindak lanjuti program Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, yakni Program Tabur 31.1 Tahun 2018 tentang Buronan Kasus Korupsi maupun Pidana Umum. Penangkapan Mantan Camat Turen ini, yang kita lakukan pada hari ini, di rumahnya, di Jalan Terusan Cikampek, Kota Malang, yang selanjutnya kita bawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lowokwaru, Kota Malang.
“Kasus yang menjerat Suyitno, yakni pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang diubah dan ditambah dengan UU RI Nomer 20 Tahun 2004,” pungkas Heri. [cyn]

Tags: