Kedatangan Dua Pemain GSI 2018 Disambut Meriah

Dua pemain asal SMP Musasi M. Dzaky dan First Justisia menunjukkan medali emasnya.

Sidoarjo, Bhirawa
Dua siswa SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo (Musasi) M. Dzaky Athala Rizky dan First Justisia, yang masuk tim Gala Siswa Indonesia (GSI) 2018 disambut sangat meriah oleh teman-temannya saat tiba di sekolah. Keduanya malu-malu saat tampil di depan para siswa.
M Dzaky mengungkapkan perasaannya saat babak adu penalti. Ia menjadi penendang terakhir, menjadi penentu kemenangan tim Jatim mengaku grogi.
“Ndredheg dan takut kalau tidak masuk,” ucap Dzaky yang mengaku mengarahkan tendangannya ke arah kanan penjaga gawang Banten itu. Pemain yang berposisi sebagai pemain sayap itu akhirnya bisa mengecoh kiper lawan yang ternyata bergerak ke kiri. Lain lagi dengan First Justisia. Justis panggilan sehari-harinya, mengaku lawan yang terberat saat mengikuti turnamen yang diselenggarakan Kemendikbud tersebut adalah melawan Jawa Barat. Jawa Timur mengalahkan Jawa Barat saat fase grup penyisihan.
“Skill (teknik) para pemain Jawa Barat bagus- bagus. Alhamdulillah kami bisa menang lewat adu penalti,” ujar pemain hitam manis yang berposisi menjadi bek kiri itu. Atas keberhasilan ikut mengantarkan Jawa Timur menjadi juara 1 pada turnamen GSI 2018, mereka berdua akan mendapatkan fasilitas berangkat ke Markas Juventus di Turin-Italia pada akhir November 2018 ini. “Selama tiga pekan di klub yang dibela Cristiano Ronaldo tersebut, kita bisa belajar dan berlatih sepak bola. Saya juga berharap juga bisa bertemu para pemain Juventus, terutama CR 7 (julukan Cristiano Ronaldo),” ujar Dzaky yang bercita-cita menjadi pemain tim nasional itu. Selain itu, mereka juga mendapat uang pembinaan Rp 5 juta dari Kemendikbud dan Rp 1.5 juta dari Provinsi Jawa Timur. Kepala SMP Musasi Drs. Aunur Rofiq pun menggoda kepada mereka berdua, bagaimana jika sebagian hadiahnya diinfaq-kan ke sekolah ? Keduanya tersenyum lalu menganggukkan kepala. [ach]

Tags: